Pemetaan Sosial

Posted on

Pemetaan sosial merupakan proses penggambaran masyarakat yang sistematik, dan melibatkan pengumpulan data dan informasi mengenai masyarakat; termasuk profil dan masalah sosial masyarakat. (Eddy Suharto)

Pemetaan sosial berfungsi menginput data dan informasi bagi pelaksanaan program pengembangan masyarakat. Tidak ada aturan dan metode tunggal yang secara sistematik paling unggul dalam pemetaan sosial.

Prinsip utama pemetaan sosial bagi praktisi pekerjaan sosial yaitu dengan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin di suatu wilayah dengan spesifik sebagai bahan pengambilan keputusan dalam proses pertolongannya. (Eddy Suharto)

Tujuan pemetaan sosial

  • Langkah awal pengenalan lokasi sasaran proyek dan pemahaman fasilitator terhadap kondisi khalayak sasaran.
  • Mengetahui kondisi sosial masyarakat.
  • Sebagai dasar pendekatan dan metode pelaksanaan Pemberdayaan masyarakat.
  • Menjadi dasar penyusunan rencana kerja yang bersifat taktis terhadap permasalahan yang dihadapi.
  • Acuan dasar untuk mengetahui terjadinya proses perubahan sikap dan perilaku masyarakat sasaran.
  • Output yang dihasilkan adalah data dan informasi tentang kondisi sosial-budaya masyarakat setempat.

Informasi yang perlu digali

  • Demografi: jumlah penduduk, komposisi penduduk menurut usia, mata pencaharian, agama, pendidikan, dll.
  • Geografi: Topografi, letak lokasi ditinjau dari aspek geografis, aksesibilitas lokasi, pengaruh linkungan geografis terhadap kondisi sosial masyarakat, dll.
  • Psikografi: nilai-nilai dan kepercayaan yang dianut, mitos, kebiasaan-kebiasaan, adat istiadat, karakteristik masyarakat, pola hubungan sosial yang ada, motif yang menggerakan tindakan masyarakat, pengalaman masyarakat, pandangan dan sikap perilaku terhadap intervensi dari luar, kekuatan sosial yang berpengaruh, dll
  • Pola Komunikasi: media yang dikenal dan digunakan, bahasa, kemampuan baca tulis, orang yang dipercaya, informasi yang biasa dicari, tempat memperoleh informasi.

Metode pengumpulan data:

Sekunder: meminta dan mengambil dari kelurahan dan kecamatan

Primer:

  • Wawancara terstruktur
  • Pengamatan langsung
  • FGD (Fokus Group Discussion) atau diskusi kelompok terfokus.

Mengenai FGD dan Teknik wawancara akan dibahas dalam tulisan lainnya.