close

Dikala Direndahkan Tidak Lantas Kita Menjadi Sampah, Kalau Disanjung Tidak Lantas Kebaikan Ada Pada Diri Kita

Apa yang membuat seseorang merasa sakit saat mendengar kata-kata yang merendahkan mereka? 

Jawabannya kata-kata itu menyerang batin.
 Ibarat fisik yang terlihat mata, kalau luka luar bisa ditahu sedalam apa lukanya dan cara menyembuhkannya. Luka dalam ? tak ada yang tau selain yang merasakannya sendiri. Termasuk dirimu. 
Orang-orang bisa saja merendahkanmu. Memakimu atau tak menghargai usahamu. Meremehkan ilham atau mimpimu, cita-citamu. Namun, ada satu yang tak akan pernah mampu mencegah terkabulnya doamu yang terjabahkan. 
So, jangan pernah berhenti untuk berdoanya yah. InsyaAllah, ada Allah yang selalu mendengarkan doa-doamu.
Intinya gini, orang-orang yang mengenal kita mereka senantiasa punya cara pandang tersendiri. Sudut pandang niscaya berlainan-beda dan kita tidak bisa mengendalikan itu. 
Hanya satu hal yang perlu kita ketahui, saat diri kita direndahkan bukan memiliki arti kita menjadi sampah. Namun, bila kita dipuji bukan bermakna selalu ada kebaikan pada diri kita. 
Mau sebaik apapun seseorang selalu ada orang lain yang akan membicarakannya. Sebaliknya juga gitu. 

Wallahu a’lam.. 
BACA JUGA :



Sumber gambar : pinterest.com

https://id.pinterest.com/pin/862650503609406987/
  Soal Rasa = Self-Reminder : Laba + Seni Meditasi Tuk Diri !!