close

Dongeng Pengalaman Menghargai Usulan Orang Lain Dikala Musyawarah

Contoh Cerita Musyawarah dalam Keluarga

Pengalaman Menghargai Pendapat Orang Lain Saat Musyawarah Lomba Kebersihan Kelas

Tadi beberapa dikala sesudah pelaksanaan upacara bendera, Pak Kepala Sekolah menginformasikan bahwa seminggu lagi akan ada evaluasi kebersihan kelas.

Nantinya, kelas terbersih dan rapi akan mendapatkan penghargaan. Sedangkan kelas yang paling kotor dan tidak rapi, anggotanya akan menerima hukuman.

Menyikapi pengumuman tersebut, saya pun mengikuti acara rapat kelas dan bermusyawarah biar mampu menjangkau hasil terbaik dalam perlombaan kebersihan kelas.

Oleh ketua kelas, kami diminta untuk menyampaikan pertimbangan dan gagasan biar kelas kami mampu menerima juara, setidaknya menerima urutan 3 besar selaku kelas terbersih di sekolah.

Dalam kegiatan musyawarah tersebut, ada sahabat yang menyarankan untuk mengecat kelas, membuat bak ikan di depan kelas, menciptakan akuarium di dalam kelas, membuat mading di samping kelas, hingga menciptakan taman bunga mini di samping papan tulis dalam kelas.

Adapun aku sendiri merekomendasikan untuk menggambar pemandangan di kelas, atau memajang walpaper dinding.

Setelah masing-masing siswa di dalam kelas memberikan pendapatnya, kesudahannya didapat 3 anjuran. Usulan tersebut yaitu mengecat kelas, membuat mading di samping kelas, dan membuat taman bunga mini di samping papan tulis.

Karena kondisi keuangan kelas terbatas, ketua kelas meminta kami untuk melakukan kegiatan voting alias pemungutan suara untuk memilih 2 ajuan terbaik.

Setelah dilaksanakan pemungutan suara, ternyata anjuran yang banyak disetujui adalah membuat mading dan taman bunga mini di dalam kelas.

Sebenarnya hasil musyawarah tersebut berlawanan dengan harapan saya, tetapi aku berupaya untuk menghargai pertimbangan orang lain serta menyepakati hasil keputusan.

*

Boleh Baca: Cerita Pengalaman Berbuat Baik terhadap Orang Lain

Cara Menghargai Pendapat Orang Lain Saat Musyawarah

Bagaimana cara yang Sobat kerjakan untuk menghargai pendapat orang lain ketika musyawarah? Tentu saja dengan hal-hal yang bagus ya.

Berikut beberapa cara menghargai usulan orang lain ketika musyawarah yang penting untuk dilaksanakan:

1. Mendengar Gagasan Teman dengan Baik

Dalam aktivitas rapat atau musyawarah, kita mesti mendengar ide teman dengan baik. Meskipun nantinya pertimbangan tersebut berlainan dengan ide kita, kita tetap menyimak dengan seksama, jangan malah sibuk sendiri dengan aktivitas di luar diskusi.

2. Mengapresiasi Pendapat Orang Lain

Apresiasilah pendapat orang lain ketika bermusyawarah. Caranya amatlah sederhana. Kita bisa mengucapkan “terima kasih atas pendapatnya”, “nasehat yang elok”, “Opini yang membangun”, dan sebagainya.

3. Menyanggah Pendapat Orang Lain dengan Cara yang Santun

Berbeda pertimbangan dalam musyawarah itu biasa. Kita juga boleh menyanggahnya, tetapi menyanggah pertimbangan orang lain itu haruslah dengan cara yang santun. Misalnya diawali dengan ucapan “terima kasih”, “maaf”, “pertimbangan Anda anggun”, kemudian dibarengi dengan kalimat “namun dalam hal….saya kurang sependapat dengan Anda”, lalu terangkan pendapat Sobat.

4. Tidak Memotong Pembicaraan Orang Lain

Salah satu fenomena yang marak kita jumpai saat musyawarah yakni adanya pihak yang memotong obrolan orang lain.

Sebenarnya itu adalah sikap kurang menghargai usulan saat musyawarah. Alangkah baiknya kita selaku anggota rapat atau diskusi untuk mendengar terlebih dahulu pemikiran orang lain hingga tuntas.

5. Tidak Mencela atau Berkata-kata Kotor

Mencela orang lain itu adalah tindakan yang tidak beradab. Apalagi sampai mencaci dan berbicara kotor. Itu sungguh keterlaluan.

Sebagai seorang pelajar dan orang yang berpendidikan, kita dilarang mencela pendapat orang lain, biarpun usulan mereka berlawanan dengan kita.

6. Menatap Mata atau Melihat Wajah Teman Saat Ia Menyampaikan Pendapat

Cara berikutnya untuk menghargai usulan orang lain dikala bermusyawarah adalah menatap mata atau melihat wajahnya ketika orang itu memberikan pendapatnya.

Saat dia mengatakan, kita jangan malah sibuk sendiri, main HP, atau pura-pura tidak mendengarkan. Karena hal itu bukanlah etika dalam bermusyawarah.

***

Boleh Baca: Contoh Pengalaman Berterima Kasih kepada Sesama Manusia

Demikianlah tadi seutas sajian tentang kisah dan pengalaman menghargai pendapat orang lain dikala musyawarah.

Semoga bermanfaat ya
Salam.

  √ Cara Membuat Elektroskop Sederhana