close

Advokasi Adalah : Pengertian, Tujuan dan Jenisnya

Advokasi Adalah : Pengertian, Tujuan dan Jenisnya – Apakah yang di maksud Advokasi itu ?Pada kesempatan ini Seputarpengetahuan.co.id akan membicarakan apa yang dimaksud Advokasi dan bagian -unsur lain tentangnya.Mari kita simak bareng pembahasannya pada postingan di bawah ini untuk lebih mampu memahaminya.

Advokasi Adalah : Pengertian, Tujuan dan Jenisnya

Pengertian advokasi (advocacy) ialah salah satu bentuk langkah-langkah yang mengarah terhadap pembelaan, memberi pertolongan, atau usulan berupa pemberian aktif. Advokasi dapat juga diartikan sebagai suatu bentuk upaya guna menghipnotis kebijakan sebuah publik dengan melaksanakan banyak sekali macam komunikasi yang persuasif.

Kata advokasi sering juga dikait-kaitkan dengan forum derma hukum yang mana di dalamnya melibatkan advokat. Sedangkan advokat ialah andal aturan yang berwenang yang berkhasiat untuk melakukan advokasi atau biasa disebut dengan pengacara.

Advokasi ialah suatu aksi yang strategis dan terpadu yang mana dilaksanakan oleh perorangan atau golongan untuk memasukkan sebuah problem ke dalam jadwal kebijakan. Yang mana alhasil advokasi memiliki tujuan untuk mengupayakan penyelesaian bagi suatu duduk perkara lewat penegakan serta penerapan dalam kebijakan publik untuk menangani duduk perkara tersebut.

Definisi advokasi secara sempit merupakan sebuah kegiatan pembelaan aturan atau litigasi yang dilakukan oleh pengacara dan ialah sebuah pekerjaan yang berhubungan dengan praktek beracara di pengadilan. Advokasi melibatkan aneka macam strategi yang bermaksud untuk mensugesti dalam pengambilan keputusan baik di tingkat setempat, nasional maupun di tingkat Internasional.

  Kehidupan Budaya, Agama Moralitas Dayak - Melayu - Batak Kepada Pendidikan Lokal, Pontianak

Pengertian Advokasi Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah pemahaman dari advokasi yang di kemukakan oleh para pakarnya:

Zastrow (1982)

Menurut usulan dari Zastrow, Advokasi ialah suatu kegiatan dalam memperlihatkan pertolongan kepada klien untuk mencapai layanan (service) yang mereka sudah ditolak sebelumnya serta memperlihatkan ekspansi terdapap layanan tersebut agar banyak orang yang terwadahi.

Sheila Espine Vilaluz

Menurut usulan dari Sheila Espine Vilaluz, Advokasi merupakan sebuah aksi strategis juga terpadu yang dijalankan oleh indivudu maupun kelompok guna memberi masukan informasi ataupun masalah kedalam desain serta planning kebijakan. Serta advokasi juga mampu diartikan sebagai membangun suatu basis pendukung kepada sebuah kebijakan publik yang diambil guna menyelesaikan masalah yang ada.

Kaminski dan Walmsley (1995)

Menurut pendapat dari Kaminski dan Walmsley, Advokasi adalah pekerjaan yang memberikan isyarat atas kelebihan pekerjaan sosial yang dibandingkan profesi lainnya.

Scheneider

Menurut usulan dari Scheneider, Advokasi tidak akan lengkap tanpa tercapainya tolok ukur kejelasan (clarify), measurable (mampu diukur), dapat dibatasi (limited), langkah-langkah terarah (action-oriented), fokus kepada sebuah aktivitas.

Webster Encyclopedia

Menurut pendapat dari Webster Encyclopedia, Advokasi ialah Act of pleading for supporting or recomending active espousal atau sebuah langkah-langkah pembelaan, pertolongan atau nasehat.

John Hopkins (1990)

Menurut pendapat dari John Hopkins, Advokasi yakni suatu perjuangan yang berkhasiat untuk mensugesti kebijakan lewat beragam bentuk komunikasi persuasif yang memakai gosip dengan akurat dan tepat.

Mansour Faqih, Alm., dkk,

Menurut usulan dari Mansour Faqih, Alm., dkk, definisi dari Advokasi yaitu suatu perjuangan sistematis serta teratur guna menghipnotis dan mendesakkan terjadinya perubahan dalam kebijakan publik secara sedikit demi sedikit-maju (incremental).

Unsur Advokasi

Dalam melaksanakan advokasi, ada beberapa unsur yang harus kita ketahui, diantaranya adalah:

  1. Penetepan tujuan dilakukannya advokasi
  2. Pemanfaatan data dan riset untuk melakukan advokasi
  3. Identifikasi khalayak target yang mau diadvokasi
  4. Pengembangan dan penyampaian pesan advokasi
  5. Membangun koalisi
  6. Membuat penyajian yang bersifat persuasif
  7. Penggalangan dana untuk advokasi
  8. Evaluasi kepada upaya advokasi

Tujuan Advokasi

Tujuan dari advokasi secara umun adalah untuk menuntaskan sengketa antar perorang ataupun antar golongan. Sehingga aktivitas advokasi sangat berkaitan dengan hukum.

Advokasi ini juga mampu muncul di aneka macam tingkatan mulai dari setempat, nasional bahkan internasional yang pastinya dengan bermacam-macam isu yang berhubungan dengan advokasi juga memiliki tujuan yang penting untuk memperjuangkan solusi dari suatu masalah yang sedang terjadi.

Kesadaran penduduk perihal advokasi juga serangkaian hukum di dalamnya dapat membantu menangani duduk perkara serius yang ada di lingkungan masyarakat.

Jenis Jenis Advokasi

Pabila advokasi dikaitkan dengan skala masalah yang sudah dihadapi dikategorikan kepada tiga jenis (Satrio Aris Munandar 2007: 2) yakni:

Advokasi diri

Advokasi diri yakni advokasi yang dilaksanakan dalam skala lokal dan bahkan sangat langsung contohnya ialah ketika seoarang mahasiswa tiba-tiba diskorsing oleh pihak universitas tanpa ada kejelasan maka advokasi yang dilakukan yakni dengan cara mencari kejelasan atau penjelasan kepada pihak universitas.

Advokasi kasus

Advokasi khusus adalah advokasi yang dijalankan sebagai proses pendampingan pada perorang maupun kelompok tertentu yang belum mempunyai kemempuan membela diri dan kelompoknya.

Advokasi aturan

Advokasi hukum merupakan serangkaian tindakan yang dilaksanakan oleh jago aturan atau lembaga pinjaman hukum yang mana dalam bentuk konsultasi, negosiasi, mediasi, dan pendampingan baik di dalam dan di luar pengadilan dengan tujuan untuk menyelesaikan sengketa yang berdimensi hukum.

Fungsi Advokasi

Advokasi mampu dijadikan selaku alat yang ampuh dalam mencari keadilan. Di negara demokratis, mirip Indonesia ii, penduduk serta para wakilnya yang membutuhkan orang-orang yang memiliki pengetahuan, komitmen, serta kepedulian kepada informasi-isu yang ada di masyarakat, sehingga keputusan yang diambil ini sempurna sasaran.

Hanya dengan menyuarakan kepedulian terhadap perorangan ataupun kolektif tersebut, advokasi juga dapat menghipnotis keputusan yang menyangkut nasib warga di sebuah negara.

Tak hanya itu, advokasi juga dapat berfaedah guna membangun organisasi-organisasi demokratis biar para penguasa mempunyai tanggung jawab yang berkaitan dengan kenaikan kemampuan serta pemahaman rakyat ihwal bekerjanya kekuasaan tersebut.

Advokasi juga berfaedah selaku upaya yang sistematis juga terorganisasi guna memengaruhi serta mendesak terjadinya perubahan dalam kebijakan publik secara sedikit demi sedikit-maju (incremental).

Advokasi Adalah : Pengertian, Tujuan dan Jenisnya

Contoh Advokasi

Ada beberapa pola cara efektif yang mampu dilakukan oleh orang-orang dan juga yang ingin membantu menyelesaikan kemiskinan global untuk melakukan perubahan. Sementara ada beberapa sistem seperti menghubungi pejabat terpilih akan membuat lebih mudah dibandingkan yang lain (pergi ke negara lain), setiap tata cara berharga, serta semua yang dikerjakan orang guna mengadvokasi perubahan itu sangat penting.

Hal paling penting yang perlu dikenang yakni tidak dilema apa yang dilaksanakan untuk mengadvokasi pergeseran asalkan orang tersebut mengambil tindakan yang menolong guna mencapai pergeseran. Contoh dari advokasi tersebut, yaitu:

Mendidik orang di daerah kerja atau di kampus ihwal kemiskinan global

Contoh dar advokasi yang dapat dilaksanakan, pendidikan merupakan salah satu cara terpenting guna mengadvokasi perubahan. Apabila orang tidak di ajar perihal sebuah dilema, tak ada cara untuk memobilisasi orang lain untuk membuat perbedaan.

Cara lain dalam mendidik orang perihal kemiskinan yakni dengan cara mengarahkan mereka ke laporan pribadi tentang problem yang dihadapi orang-orang yang tinggal di negara-negara miskin sehari-hari. Visual ini mampu dicapai dengan cara menunjukkan terhadap orang-orang misalnya suatu film dokumenter perihal kemiskinan.

Hubungi dan dorong pejabat terpilih untuk memerangi kemiskinan global

Meskipun menghubungi perwakilan rakyat di tingkat setempat ialah salah satu hal paling ampuh dalam mengadvokasi perubahan, hanya sedikit orang yang menyadari mengenai betapa besar efek yang dapat ditimbulkan baik dengan menelepon atau menulis kepada pejabat terpilih.

Menghubungi perwakilan memungkinkan pejabat terpilih semoga dapat mengenali bahwa suatu masalah penting untuk konstituen mereka, serta wawasan tersebut kemudian mampu diterjemahkan ke dalam pergantian yang mampu ditindaklanjuti terkait dengan kemiskinan global.

Demikianlah ulasan dari Seputarpengetahuan.co.id perihal Advokasi, supaya dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih sudah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca postingan yang lain.