close

Tips Menuntaskan Dua Jurusan Dalam Sekali Kuliah Dan Berprestasi

TIPS MENYELESAIKAN DUA JURUSAN DALAM SEKALI KULIAH DAN BERPRESTASI 

Alhamdulillah tiada henti aku panjatkan rasa syukur kepada Allah, Tuhan Pemilik Segalanya, sesungguhnya bukan diri ini yang mahir namun Sang Penciptalah Yang Maha Hebat, tanpa kehendakNya pasti aku bukan bahkan tak ternilai apa-apa.. sahabat sekalian pantas dikenali, saya mampu menjalani semuanya karna doa dan kepercayaan dari kedua orang renta, semangat dari keluarga, sobat 5CM-FH UMI, TIWALS dan teman-teman terutama keluarga besar HIMABA UMI, serta orang-orang disekitar aku, kunci dari seluruhnya ialah aku mencoba mengambil segala sisi faktual dari setiap kejadian dan peristiwa yang terjadi dalam kehidupan saya, entah itu insiden yang dianggap sepeleh bagi orang lain atau bahkan kejadian yang membebani diri pribadi hhehhe tisu mana tisu  😀 akakkaak

Kesempatan kali ini ijinkan aku membagikan tips bagaimana sih cara menuntaskan kuliah dengan semangat dan berprestasi… ini merupakan pengalaman langsung saya, dalam postingan kali ini saya senantiasa berharap agar bisa memberikan motivasi dan memperabukan semangat teman-teman yang sementara duduk dibangku perkuliahan.. tanpa banyak kata dalam cerita langsung aj berikut tipsnya :

1.    NIAT 

Niat merupakan kunci diterima amal seseorang, justru itu jangan sekali-kali niat mau kuliah atau ke kampus untuk ketemu si doi, ketemu si ini, si anu de el el… apalgi niat alasannya adalah kangen kuliner kantin di kampus akkakakka jadi lapar akakakkaka….  nih pertama kali yang harus diamati yakni niat kita dalam menuntut ilmu, setiap hari berdoa dan perbaiki niat, kebiasaan yang umum saya lakukan yaitu dikala melangkah keluar dari rumah atau pintu kos saya niatkan lillahi ta’ala, dan untuk menuntut ilmu semoga dapat berguna bagi sesama, membanggakan orang tua dan mereka yang saya sayangi.

  Kiat Unik Perawatan Kulit Wajah Dengan Bahan Alami
2.    RESTU DAN DOA ORANG TUA

menyerupai tanaman tanpa cahaya mentari…. yah seperti itulah doa,, Doa yaitu senjata bagi setiap muslim, benar gk? Bukankah dalam setiap harapan tertutur sebuah doa? Sebelum menetapkan jauh dari orang bau tanah, pertama-tama yang harus aku siapkan adalah ijin dari keduanya, tanpa itu setiap langkah saya tentu tak mempunyai arti, bahkan bisa menjadi duri alias batu kerikil dalam perjalanan menuntut ilmu.

Mintalah restu dan doa orang renta kita, yakinkan bahwa kalian tekun untuk apa yang ingin kalian kerjakan, katakanlah “aku jauh dari ibu dan bapak bukan berarti aku bebas, aku jauh sebab saya memiliki tanggungjawab untuk diri sendiri, dan doktrin dari ibu dan bapak yakni jalan untuk setiap langkah saya”.

3.    SEMANGAT YANG MEMBAKAR

Eiitsss… maksud saya disini bukan mengkremasi semangat yang dibakar dengan api alias korek api yah guys, makna dari “Semangat yang membakar” sangatlah dalam saking dalamnya aku pun gundah mau menjelaskan dengan bahasa apa.. hahhaa..

Semangat yang membakar berasal dari niat diawal perkuliahan, niat diawal sebelum memulai sesuatu, sebelum berangkat ke kota perantauan bahkan telah di kota perantauan saya berjanji dalam diri untuk semangat apapun yang terjadi bisik hatiku seperti ini “ kala merantau di kota orang tidak berbekas alias berprestasi sih” semenjak bisikan itu saya tersadar orang bau tanah saya menginginkan keberhasilan aku, masa aku tidak menginginkan kesuksesan untuk diri aku sendiri.

Jangan malas, ingat saat kalian bersantai ada berjuta-juta mereka yang sedang berjuang untuk kesuksesaannya.

4.    DOA DAN HARAPAN

Banyak diantara kita niscaya merasa was-was atau merasa tidak percaya diri, bahkan menghalangi diri dengan ucapan “saya mungkin tidak akan bisa” , atau “aku tak seberuntung ia”, atau “seandainya saya jadi ia”, de el el.. masih banyak kata yang biasa saya dengar kata-kata yang meremehkan diri sendiri.. kadang kala saya juga tanpa sadar berkata mirip itu, namun entah teriak hati saya ia menyampaikan “mengapa kau membatasi diri sendiri dengan hal-hal yang bahwasanya bisa kau kerjakan, mengapa menyampaikan tidak mampu sebelum menjajal , mengapa mesti menyerah sebelum bertarung?” hati saya senantiasa mengajukan pertanyaan dengan diri saya sendiri, sejak saat itu aku tersadar beliau yah bukanlah kegagalan ialah guru, dan langkah dalam menuju keberhasilan? Bukankah tnpa kegagalan kita tidak akan merasakan suka duka dalam kesuksesan? Dan sobat-teman coba banyangkan jika setiap manusia terlahir dengan keberhasilan tanpa kegagalan, apa yang terjadi?.. coba pertimbangkan sendiri ehehhhee tetapi ingat jangan sampe berfikir diluar batas kesanggupan berfikir nanti stres trus gila, saya tak bertanggung jawab yah klu kalian aneh-aneh… ahahhaa 😀

  Untukku Dan Untukmu Saudariku..Suatu Renungan Wacana Kehidupan

Yakinkan dalam diri sendiri insya Allah janji Allah barang siapa yang tekun dia niscaya akan mendapatkan apa yang dia usahakan, nah toh hasilkan gk pernah menghianati usaha kita.. hehehehe

Berdoa’alah dalam setiap sujud-sujud mu, berdoa dan berharap hanya terhadap Allah, jangan berhenti berdoa dan berharap bahkan hingga nafas sudah berhenti.

5.    JANGAN BERFIKIR TIDAK BISA SEBELUM MEMULAI

Nah ni ,, ini ni, nah ini ,, banyak diantara kita yang frustasi minta ampun, pesimis, bahkan meremehkan diri sendiri, dan banyak diantara kita yang menyampaikan saya tidak tau,, namun anehnya mereka tidak berupaya mencari tau apa yang mereka tidak tau (-___-)’ ,, dan ada juga yang umum saya dengar aku tidak bisa, eee namun mereka belum mencoba, gila gk? Ketahuilah kawan-kawan 1000 kata nyata sejenak akan hilang dengan 1 kata negatif…. tidak yakin silahkan buktikan saja..

Saya biasa juga merasa ragu, namun rasa ragu aku terhenti dikala hati ni berbisik, lakukan lah lakukanlah, selama masih mampu bernafas lakukanlah apa yang ingin kau kerjakan asalkan jangan merugikan diri sendiri, orang lain dan bahkan hingga memalukan nama kedua orang bau tanah..

Sekedar berita semoga bisa memotivasi, IPK aku di jurusan pertama yaitu di Fakultas Hukum yaitu 3,97 dan di jurusan kedua aku Akademi Bahasa Asing adalah 3,80. Beberapa ada yang menyampaikan IPK tinggi tidak menjamin kesuksesan seseorang, dia tidak ada yang salah dengan kata-kata mirip itu, tetapi bagi aku IPK tinggi ialah hasil final dan ukuran seberapa besar usaha dan kesungguhan aku untuk mendapatkannya, bukan sesi dalam obsesi, bukan pula untuk berbangga-bangga diri namun ketahuilah Orang Tua kita, keluarga kita akan gembira jika kita akhir kuliah dengan mempunyai prestasi,dan nah cb pikirkan bukankah nilai IPK merupakan tolak ukur lulus tidaknya seorang Mahasiswa?…  maka coba berpikirlah walaupun memang IPK tidak mampu menjamin tinggi kesuksesan seseorang, tetapi cobalah untuk mengganti pola pikir kita, IPK tinggi dan kesuksesan, mengapa tidak memikirkan untuk memiliki keduanya 🙂

  Bagaimana Kegiatan Seorang Muslimah Di Bulan Puasa??

Jika ada yang salah dalam penulisan ini, mohon tegurlah dan beri rekomendasi.. maaf bila aku salah, doakan saya yah supaya bisa menjadi sosok yang berfaedah dan memberi motivasi bagi sesama.. supaya tulisan ini berguna yah.. SEMANGAT DAN TERUSLAH MENCOBA.. 😀