close

Teladan Tugas Ppkn Wacana Dampak Kemajuan Iptek

I.    Pengaruh positif dan negatif perkembangan iptek bagi bangsa Indonesia
 
  A.  Bidang Ekonomi
      (+) Positif:
•    Produktifitas dunia industri kian meningkat.  Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari faktor teknologi industri maupun pada faktor jenis produksi
•    Pertumbuhan ekonomi akan semakin tinggi
•    Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu memperbesar skill dan pengetahuan yang dimiliki.
•    Semakin maraknya penggunaan TIK akan makin membuka lapangan pekerjaan
•    Dengan kemudahan pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan memudahkan acara promosi dan penjualan sebuah produk
•    Perusahaan mampu meraih pasar lebih luas, alasannya pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi kawasan dan waktu
•    Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi
•    Pengeluaran lebih minim, alasannya adalah pegawai tidak banyak
•    Harga barang lebih murah, alasannya biaya operasionalnya murah
•    Bisnis yang berbasis TIK atau yang umum disebut e-commerce mampu mempermudah transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau individual
•    Pemanfaatan TIK untuk membuat layanan gres dalam perekonomian dan bisnis antara lain internet banking, SMS banking, dan e-commerce

 (-) Negatif:
• Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang cocok dengan yang dibutuhkan;
• Sifat konsumtif selaku balasan persaingan yang ketat pada periode globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara budbahasa mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan mempunyai jalan pintas yang bermental instant;
•  Adanya agresi tipu mendustai dalam proses perdagangan online yang mampu merugikan beberapa pihak;
• Dengan jaringan yang tersedia mirip yang terdapat pada beberapa situs yang menawarkan perjudian secara online, para penjudi tidak perlu pergi ke daerah khusus untuk memenuhi keinginannya;
• Resistensi Membeli Secara Online. Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa janggal dikala harus bertransaksi tanpa bertatap muka atau menyaksikan penjualnya. Belum lagi cemas jikalau pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau bahkan barang dikirim namun tak diterima.
B.  Bidang Sosial

(+) Positif:
• Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat mampu memudahkan komunikasi antar insan dari suatu daerah ke kawasan lainnya;
•    Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih singkat disampaikan kepada penduduk ;
•    Informasi yang ada di penduduk dapat pribadi dipublikasikan dan diterima oleh penduduk .
(-) Negatif:
• Dengan semakin pesatnya komunikasi menciptakan bentuk komunikasi berubah,yang asalnya face to face menjadi tidak. Hal ini mampu mengakibatkan komunikasi hampa;
• Seseorang yang terus-menerus bergaul dengan komputer akan cenderung menjadi seseorang yang individualis;
• Dengan pesatnya teknologi isu, baik internet maupun media yang lain,menciptakan potensi masuknya hal-hal yang berbau pornografi,pornoaksi,maupun kekerasan makin gampang;
•  Interaksi anak dan computer yang bersifat satu (orang) menhadap satu (mesin) menyebabkan anak menjadi tidak pintar secara sosial;
• Kemerosotan etika di kalangan warga penduduk , terutama di kelompok sampaumur dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan banyak sekali impian material, telah mengakibatkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani.
C.  Bidang Budaya

(+) Positif:
• Mempermudah seseorang di suatu Negara mengenali banyak sekali macam budaya yang ada di serpihan bumi lainnya;
• Mempermudah adanya pertukaran pelajar antar negara;
• Mempermudah pendistribusian karya-karya anak bangsa mirip musik, film, fashion maupun furniture ke Negara-negara tetangga maupun Negara-negara berlawanan benua yang mana akan memperkuat identitas Negara serta membuat Negara semakin diketahui oleh dunia.
 (-) Negatif:
•    Terjadinya akulturasi budaya yang berikutnya bermetamorfosis budaya massa;
•    Mempercepat perubahan pola kehidupan bangsa;
•    Membuat perilaku menutup diri dan berpikir sempit;
•    Praktis terpengaruh oleh hal yang berbau barat;
•    Lenyapnya identitas kultural nasional dan setempat;
•    Kehilangan arah selaku bangsa yang mempunyai jati diri;
•    Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotism;
•    Cenderung pragmatisme dan maunya serba instant.
D. Bidang Politik
 (+) Positif:
•    Memberikan dorongan yang besar bagi konsolidasi demokrasi di banyak negara;
•    Meningkatnya relasi diplomatik antar negara;
•    Kerjasama antar negara jadi lebih cepat dan mudah;
•    Menegakan nilai-nilai demokrasi;
•    Memperluas dan mengembangkan relasi dan kolaborasi Internasional;
•    Partisipasi aktif dalam percaturan politik untuk menuju perdamaian dunia;
• Adanya peranan besar penduduk dalam pengembangan pemerintah. Contohnya dengan e-government maka hal ini bisa tercapai. Bayangkan saja kalau ada anggota DPR yang mampu berinteraksi dengan rakyat yang telah memilihnya, acara tanya jawab, melaksanakan voting, anjuran dan kritik akan mampu tersalurkan dengan cepat, pribadi, dan tenteram
• Kegiatan komunikasi untuk keperluan politik dengan menggunakan teknologi berita menjadikan sampainya isu lebih singkat, dilakukan secara efisien, dan tenteram. Misalnya jikalau ada masyarakat yang ingin mengajukan pendapatnya ke wakil rakyat maka cukup dengan memakai e-mail surat dapat sampai dengan segera.
(-) Negatif:
•  Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan;
•  Timbulnya gelombang demokratisasi (dambaan akan kebebasan);
• Adanya ancaman disintegrasi bangsa dan negara yang mau menggoyahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
•  Semakin meningkatnya nilai-nilai politik individu, kalangan, oposisi, diktator mayoritas atau tirani minoritas;
•  Timbulnya fanatisme rasial, etnis, dan agama dalam forum & organisasi;
•  Timbulnya unjuk rasa yang kian berani dan kerap kali mengabaikan kepentingan biasa ;
•  Adanya konspirasi internasional, adalah pertentangan kekuasaan dan percaturan politik;
•  Internasional senantiasa mengarah terhadap persekongkolan;
• Lunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, musyawarah mufakat, dan bantu-membantu.

II.    Sikap selektif dalam menghadapi kemajuan iptek
Sikap selektif terhadap pengaruh globalisasi secara umum berwujud menerima nilai-nilai dari luar yang faktual menjadi bab dari kebudayaan kita dan menolak  nilai-nilai negatif yang mampu menghancurkan jati diri bangsa dan negara. Sikap pilih-pilih ini di dasarkan pada nilai-nilai yang terkandung dalam UUD 1945 dan pancasila. Berikut beberapa pola wujud dari sikap selektif kepada imbas globalisasi:
1. Menginternalisasi nilai UUD 1945 dan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk mengantisipasi pengaruh globalisasi demi abad depan.
2. Dalam menghadapi realita kehidupan global yang sarat dengan paradoks, pendidikan di perlukan selaku benteng pertahanan dari efek negatif.
3. Sikap selektif kepada globalisasi terwujud melalui kesadaran warga negara untuk membela negara dan mempunyai teladan pikir, contoh perilaku, dan perilaku sebagai contoh tindak cinta tanah air menurut Pancasila.
4. Sikap pilih-pilih juga dapat diwujudkan melalui kenaikan mutu insan, adalah insan yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas, inovatif, cekatan, berdisiplin, beretos kerja, profesional, bertanggung jawab, dan produktif.
5.  Sikap selektif akan terwujud lewat contoh pikir yang pandai, logis dan kritis.
6. Sikap selektif juga tercermin dalam perilaku menggunakan produk-produk dalam negeri, tidak bersifat konsumerisme, dan tidak gampang terprovokasi oleh informasi-info yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, ada beberapa sikap yang mesti dimiliki oleh kita sebagai bangsa yang bermartabat dan memiliki jati diri yang luhur, di antaranya selaku berikut :

a. Mempertebal keimanan dan memajukan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

b. Ikut berperan dalam acara organisasi keagamaan dalam menangani pergeseran.

c. Belajar dengan ulet untuk menguasai ilmu;

d. wawasan dan teknologi supaya mampu berperan maksimal dalam menjalani abad;

e. globalisasi.

f. Mencintai dan menggunakan produk dalam negeri.

g. Mencintai kebudayaan bangsa sendiri dari pada kebudayaan abnormal.

h. Melestarikan budaya bangsa dengan mempelajari dan menguasai kebudayaan tersebut, baik seni maupun budpekerti istiadatnya.

i. Memilih berita dan hiburan dengan selektif biar menjaga dari efek negatif.

j. Menjauhi kebiasaan buruk pola hidup dunia barat yang berlawanan nilai dan norma yang berlaku, seperti meminum minuman keras, menggunakan narkotika dan obatobatan terlarang, dan pergaulan bebas.

Sumber :

  Nur Fadillah, Kelas : XII. IPS. 3 (SMAN 1 KENDARI)

SOBAT .. TERTARIK UNTUK MEMBAGIKAN TUGAS SEKOLAH ATAU KULIAH AGAR BERMANFAAT BAGI ORANG LAIN  ??
DARIPADA TUGASNYA DISIMPAN DAN PENUH DI LAPTOP,, YUUK BAGI DI BLOG INI..
SILAHKAN KIRIMKAN TUGAS KALIAN KE EMAIL : annisawally8@gmail.com
TERIMA KASIH DAN SALAM SUKSES… 🙂

 Wallahu a’lam..