Solidaritas Sosial – Pengertian, Jenis dan Contohnya

Posted on

Remove term: pengetian solidaritas sosial pengetian solidaritas sosialRemove term: jenis solidaritas sosial jenis solidaritas sosialRemove term: contoh pudarnya solidaritas sosial contoh pudarnya solidaritas sosialRemove term: solidaritas sosial menurut Emile Durkheim solidaritas sosial menurut Emile DurkheimRemove term: Solidaritas Mekanik Solidaritas MekanikRemove term: Solidaritas Organik Solidaritas Organik

Solidaritas Sosial. Sumber: Pixabay

Pengertian Solidaritas Sosial

Solidaritas sosial berasal dari dua kata yakni solidaritas dan sosial. Solidaritas memiliki akar kata solider yang berarti satu rasa (senasib) atau perasaan setia kawan, kekompakan. Sosial artinya masyarakat.

Maka, solidaritas sosial adalah kepedulian atau kekompakan bersama masyarakat yang didasarkan pada persamaan moral, kolektif yang sama, dan kepercayaan yang dianut serta diperkuat oleh pengalaman emosional.

Prinsip solidaritas sosial adalah saling tolong menolong, bekerjasama, saling membagi. Prinsip tersebut menurut Redfield adalah kekuatan persatuan internal dari suatu kelompok.

Solidaritas sosial dipengaruhi interaksi sosial, hal ini terjadi karena ada ikatan kultural kekeluargaan dan kedekatan emosional, meliputi:

(1) Seperasaan, ketika seseorang berusaha mencari identitas dirinya dengan sebanyak mungkin orang dalam kelompok tersebut, sehingga terjalin rasa satu, kesatuan ini terwujud dalam interaksi sosial yang menyebabkan mereka bersatu membentuk satu ‘komunitas’ atau ‘masyarakat’;

(2) Sepenanggungan, ketika tiap individu sadar akan tugas dan perannya sehingga menghadirkan perasaan saling butuh, timbal-balik kelompok.

(3) Saling butuh, saat individu menjadi tergantung terhadap masyarakat setempat baik fisik maupun psikologinya. 

Baca Juga: Kesejahteraan Sosial

Jenis Solidaritas Sosial Menurut Emile Durkheim

Solidaritas sosial terdiri dari 2 jenis solidaritas, yaitu solidaritas mekanik dan organik. Teori ini dikembangkan oleh sosiolog Emile Durkheim.

Jenis Solidaritas Mekanik

Solidaritas mekanik adalah jenis solidaritas yang didasarkan pada kesamaan keyakinan, nilai dan kepercayaan. Kesamaan kepercayaan inilah yang membentuk perilaku individu, apa yang dianggap baik bagi masyarakat maka baik juga menurut tiap individu.

Jenis solidaritas ini biasanya ada dalam masyarakat sangat homogen atau masyarakat pedesaan. Masyarakat rural (desa) umumnya bersuku dan memiliki kepercayaan yang sama, ini berimplikasi pada terbentuknya kebersamaan emosional yang terwujud menjadi rasa ketergantungan satu dengan lainnya.

Jenis Solidaritas Organik

Sedangkan jenis solidaritas organik terwujud karena pembagian kerja begitu besar. Pembagian kerja yang besar mengakibatkan ketergantungan satu sama lain. Berimplikasi pada bertambahnya spesialisasi pembagian pekerjaan. Hal tersebut berdampak pada tingginya perbedaan dan cara pandang dalam memaknai sesuatu.

Misalkan; Cara pandang pedagang pasar akan berbeda dengan guru sekolah.
Meski begitu, pedagang pasar membutuhkan guru untuk mengajari anak-anaknya dan guru butuh produk dagangan di pasar. Mereka mungkin saja memiliki nilai atau bahkan kepercayaan yang berbeda tapi saling membutuhkan satu sama lain, ini yang disebut solidaritas organik.

Solidaritas organik umumnya ada dalam masyarakat perkotaan yang heterogen.

Solidaritas ini bersifat fungsional dan agak semu, masyarakat terdorong melakukan sesuatu karena ada “aturan bersama” dan “kebutuhan transaksional” yang mengikat, bukan karena adanya ikatan emosional sesama manusia.

Ciri Solidaritas Mekanik Solidaritas Organik
Aktivitas Sosial Utama
  • homogen
  • konsensus moral dan agama
  • saling ketergantungan yang rendah
  • bersifat primitif atau pedesaan
  • heterogen konsesus pada nilai-nilai yang abstrak
  • saling ketergantungan yang tinggi
  • bersifat industrial – perkotaan
Posisi Individu
  • kolektivisme, komunitas
  • menekankan pada kelompok
  • Individualisme
  • menekankan otonomi individu
Struktur Ekonomi
  • kelompok terisolasi
  • pembagian kerja rendah
  • mencukupi kebutuhan
  • terbuka terhadap inovasi
  • pembagian kerja tinggi
  • pertukaran antar kelompok
Kontrol Sosial
  • keterlibatan komunitas dalam menghukum
  • badan-badan kontrol sosial yang menghukum orang yang menyimpang

Contoh Pudarnya Solidaritas Sosial

Pudarnya solidaritas sosial umumnya terjadi pada masyarakat pedesaan yang berubah menjadi masyarakat transisi (sub-urban). Hal ini terjadi diakibatkan oleh:

(a) Adanya kecenderungan mencurigai warga pendatang yang terlanjur dicap buruk dan dianggap sebagai lawan yang berbahaya, padahal belum tentu. Takutnya nanti rawan terjadi konflik.

(b) Semakin menipisnya tingkat saling percaya dan tolong menolong dalam kehidupan masyarakat, sehingga mengakibatkan menurunnya rasa solidaritas sosial dalam proses kehidupan.

(c) Implementasi partisipasi masyarakat yang terjadi sampai saat ini masih bersifat dari atas dan partisipasi masyarakat belum banyak dilibatkan pada berbagai tahap dalam pembangunan.

Penutup

Solidaritas atau kekompakan masyarakat dapat terwujud pada masyarakat desa karena adanya kedekatan emosional dan rasa kesamaan (mekanik).

Sedang, pada komunitas urban, solidaritas terjadi karena kebutuhan satu sama lain (organik).

Meski begitu, kita sebagai masyarakat Indonesia yang masih menjujung tinggi budaya ketimuran, sebaiknya jaga terus rasa kekompakan/solidaritas ini. Tidak peduli mau anda tinggal di pedesaan atau perkotaan.

Karena Indonesia ini rumah kita, kalau bukan kita, siapa lagi?

Baca Juga: Istilah-istilah dalam Sosiologi