close

Sikap Organisasi

1.    DEFINISI ORGANISASI

Organisasi berasal dari organ ( suatu kata dalam bahasa Yunani ) yang mempunyai arti alat. Oleh karena itu, kita mampu mendefinisikan organisasi suatu wadah yang memiliki multi tugas dan di dirikan dengan tujuan bisa menawarkan serta mewujudkan impian aneka macam pihak, dan tak terkecuali kepuasan bagi pemiliknya. Stephen P. Robbins mendefinisikan organisasi yaitu kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan suatu batas-batas yang relatif terus menerus untuk meraih suatu tujuan bareng atau sekelompok tujuan.

2.    DEFINISI PERILAKU ORGANISASI

Dari tahun 1930-an hingga dengan tahun 1960-an sikap organisasi dikenal dengan sebutan hubungan manusiawi, berdasarkan observasi Mayo dan Roethlisberger yang dimulai dalam tahun 1920-an.Dalam tahun-tahun berikutnya observasi dan pengkajian ihwal sikap organisasi makin banyak dilaksanakan. Perilaku organisasi yakni telaah dan penerapan pengetahuan tentang bagaimana orang-orang bertindak di dalam organisasi.
Memang ada banyak pemgertian ihwal perilaku organisasi tetapi pemahaman di atas dianggap yang paling gampang untuk dimerngerti bagi berbagai kalangan . Jika ada bagian definisi yang mengalami pergeseran tentunya ini sering dikondisikan dengan tata budaya organisasi atau model dan bentuk organisasi yang ada. Karena bagaimanapun eksistensi sebuah organisasi tidak mampu di pisahkan dari mana dan dimana organisasi itu dan kurang pandai atau di negara maju pastinya format pembentukan yang mensugesti pembentukan perilaku (behavior) organisasi tersebut menjadi berlawanan-beda, meskipun tujuannya tetap sama. Seperti tujuan perusahaan bisnis adalah profit dan  continuity.

3.    BENTUK-BENTUK ORGANISASI

Organisasi selaku suatu bentuk dan korelasi yang memiliki sifat dinamis, dalam arti mampu beradaptasi kepada pergeseran,pada hakikatnya ialah suatu bentuk yang dengan sadar diciptakan manusia untuk mencapai tujuan yang telah diperhitungkan.
Secara biasa ada beberapa bentuk organisasi yang selama ini digunakan atau dianggap familiar untuk dipraktekkan yaitu :
a.    Organisasi garis
b.    Organisasi Fungsional
c.    Organisasi garis dan staf