close

Sholat Jumat: Tata Cara, Bacaan, Niat dan Keutamaan

Berikut ini panduan lengkap Sholat Jumat. Mulai dr hukumnya, siapa pun yg wajib menjalankan, bacaan, metode, niat hingga keutamaannya.

Dinamakan Sholat Jumat lantaran sholat ini dilaksanakan pada hari Jumat, hari yg paling agung dlm seminggu disebabkan banyak spesialisasi di hari itu. Berbeda dgn sholat fardhu yang lain, pada sholat ini ada khutbah dgn bermacam-macam keutamaan & spesialisasi.

Hukum Sholat Jumat

Para ulama setuju bahwa aturan Sholat Jumat yaitu fardhu’ ain. Syaikh Wahbah Az Zuhaili dlm Fiqih Islam wa Adillatuhu memastikan, siapa yg mengingkarinya maka ia kafir. Sebab dalil-dalilnya sangat jelas baik dlm Al Alquran maupun Al Hadits.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman ihwal keharusan ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah ananda pada mengingat Allah & tinggalkanlah perdagangan. Yang demikian itu lebih baik bagimu kalau ananda mengetahui. (QS. Al Jumu’ah: 9)

Adapun dalil dr hadits antara lain sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berikut ini:

لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ رَجُلاً يُصَلِّى بِالنَّاسِ ثُمَّ أُحَرِّقَ عَلَى رِجَالٍ يَتَخَلَّفُونَ عَنِ الْجُمُعَةِ بُيُوتَهُمْ

Sebenarnya gue berencana hendak menyuruh seseorang menjadi imam kaum muslimin semoga mereka melaksanakan sholat dengan-cara berjamaah kemudian gue pergi aben rumah pria yg meninggalkan sholat Jumat. (HR. Muslim & Ahmad)

لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمُ الْجُمُعَاتِ أَوْ لَيَخْتِمَنَّ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ ثُمَّ لَيَكُونُنَّ مِنَ الْغَافِلِينَ

Hendaklah orang-orang itu menghentikan perbuatan mereka meninggalkan Sholat Jumat, atau kalau tidak, Allah akan menutup mata hati mereka kemudian mereka akan termasuk golongan orang-orang yg teledor. (HR. Muslim, An Nasa’i & Ahmad)

مَنْ تَرَكَ ثَلاَثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا بِهَا طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ

Barangsiapa meninggalkan tiga kali Sholat Jumat lantaran menganggap remeh maka Allah akan menutup mata hatinya. (HR. An Nasa’i, Abu Dawud & Ahmad)

Baca juga: Sholat Dhuha

Orang yg Wajib Sholat Jumat

Di atas telah disebutkan bahwa Sholat Jumat hukumnya fardhu ‘ain (wajib). Lantas siapa sajakah yg diwajibkan Sholat Jumat?

Sholat Jumat wajib atas setiap muslim pria yg merdeka, baligh, berakal, muqim & kuasa mendatanginya.

Sayyid Sabiq dlm Fiqih Sunnah menerangkan, kalangan yg tak diwajibkan yaitu: perempuan, anak kecil, orang sakit, musafir, orang yg sedang bersembunyi dr penguasa zalim, & adanya udzur yg diperbolehkan syara’ misalnya terhalang banjir.

Mereka ini tak wajib Sholat Jumat & diwajibkan mengerjakan Sholat Zhuhur. Namun apabila mereka melakukan Sholat Jumat, sholat mereka tetap sah & keharusan sholat Zhuhur digugurkan sebagaimana sebagian muslimah yg ikut Sholat Jumat di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Baca juga: Sholat Tahajud

Waktu Shalat Jumat

Mayoritas sahabat & tabi’in sepakat bahwa waktu Shalat Jumat sama dgn waktu Shalat Zhuhur. Hal ini berdasarkan hadits dr Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُصَلِّى الْجُمُعَةَ إِذَا مَالَتِ الشَّمْسُ

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan Shalat Jumat apabila matahari sudah tergelincir. (HR. Abu Dawud & Abu Ya’la)

Juga berdasarkan hadits dr Salamah bin Akwa’ radhiyallahu ‘anhu:

كُنَّا نُجَمِّعُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا زَالَتِ الشَّمْسُ ثُمَّ نَرْجِعُ نَتَتَبَّعُ الْفَىْءَ

Kami melakukan Shalat Jumat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila matahari telah tergelincir & kami kembali pulang dgn mengikuti bayangannya. (HR. Muslim)

Tata Cara Sholat Jumat

Sholat Jumat disyariatkan untuk dilaksanakan dengan-cara berjamaah, tak sah jikalau sendirian. Adapun jumlah sekurang-kurangnyajamaahnya, para ulama berlawanan usulan. Ibnu Hajar Al Asqalani menerangkan dlm Fathul Bari’ bahwa ada 15 usulan para ulama. Pendapat paling berpengaruh menurut Sayyid Sabiq yakni, ia sudah sah walaupun hanya diikuti dua orang atau lebih.

Tempatnya boleh di kota maupun di desa, di dlm bangunan maupun di lapangan, tetapi yg paling utama yaitu di masjid.

Syaikh Wahbah Az Zuhaili menerangkan, berdasarkan mazhab Hanafi, dilaksanakan di masjid besar kota. Menurut mazhab Maliki, masjid yg berada di tengah-tengah penduduk, tak boleh di kemah/tenda yg memberikan mereka yakni musafir. Demikian pula mazhab Syafi’i, di masjid baik kota maupun perkampungan, bukan perkemahan/tenda. Sedangkan berdasarkan mazhab Hambali, di masjid atau bangunan perkampungan yg sekurang-kurangnyadihuni 40 orang.

Sebelum Sholat Jumat didahului dgn Khutbah Jumat yg terdiri dr dua khutbah. Khatib naik mimbar kemudian mengucap salam, sesudah itu ia duduk, muazin mengumandangkan azan. Lalu khatib memberikan khutbah pertama dgn memuji Allah, bershalawat, syahadat & pesan taqwa. Selesai khutbah pertama, khatib duduk sejenak. Setelah itu, khatib kembali berdiri untuk menyampaikan khutbah kedua & mengakhirinya dgn doa.

Sholat Jumat dilaksanakan dua rakaat dgn dipimpin oleh imam. Secara ringkas, tata caranya adalah sebagai berikut:

  • Niat
  • Takbiratul ihram, diikuti dgn doa iftitah
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat dr Al Qur’an, disunnahkan Al A’la
  • Ruku’ dgn tuma’ninah
  • I’tidal dgn tuma’ninah
  • Sujud dgn tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud dgn tuma’ninah
  • Sujud kedua dgn tuma’ninah
  • Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat dr Al Qur’an, disunnahkan Al Ghatsiyah
  • Ruku’ dgn tuma’ninah
  • I’tidal dgn tuma’ninah
  • Sujud dgn tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud dgn tuma’ninah
  • Sujud kedua dgn tuma’ninah
  • Tahiyat akhir dgn tuma’ninah
  • Salam

Untuk bacaan tiap gerakan sholat tersebut, mampu dibaca di Bacaan Sholat

Niat Sholat Jumat

Semua ulama setuju bahwa tempat niat yakni hati. Melafadzkan niat bukanlah sebuah syarat. Artinya, tak mesti melafadzkan niat. Menurut Syaikh Mushtofa Dieb Al Bugho dlm Al Wafi, sebagian ulama mengizinkan melafadzkan niat dlm rangka menolong konsentrasi. Sedangkan menurut Syaikh Wahbah Az Zuhaili, jumhur ulama mensunnahkannya.

Sedangkan dlm madzhab Maliki, yg terbaik yakni tak melafalkan niat lantaran tak ada contohnya dr Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Bagi yg melafadzkan niat, berikut ini adalah lafadz niat Sholat Jumat bagi imam:

niat sholat jumat imam

(Usholli fardhol jumu’ati rok’ataini adaa’an imaaman lillahi ta’aalaa)

Artinya: “Aku niat sholat Jumat dua rakaat selaku imam lantaran Allah Ta’ala”

Adapun lafadz niat Sholat Jumat bagi makmum ialah sebagai berikut:

niat sholat jumat makmum

(Usholli fardhol jumu’ati rok’ataini adaa’an ma’muuman lillahi ta’aalaa)

Artinya: “Aku niat sholat Jumat dua rakaat sebagai makmum lantaran Allah Ta’ala”

Keutamaan Sholat Jumat

Sholat Jumat memiliki banyak spesialisasi, di antaranya:

1.Penghapus Dosa

Di antara spesialisasi Sholat Jumat, ia mampu menjadi penghapus dosa antara dua Jumat

الصَّلاَةُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ مَا لَمْ تُغْشَ الْكَبَائِرُ

Sholat lima waktu & Jumat yg satu ke Jumat yg berikutnya dapat menghapuskan dosa di antara keduanya selama tak dilakukan dosa besar. (HR. Muslim)

2. Pahala besar

Keutamaan sholat Jumat selanjutnya ialah menemukan pahala besar. Pahala ini senilai pahala qurban yg diadaptasi dgn waktu kedatangannya di masjid.

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتْ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ

Barangsiapa mandi pada hari Jumat sebagaimana mandi jinabat, kemudian berangkat menuju masjid, maka ia seolah berqurban dgn seekor unta. Barangsiapa yg datang pada saat kedua maka ia seolah berqurban dgn seekor sapi. Barangsiapa yg datang pada ketika ketiga maka ia seolah berqurban dgn seekor kambing yg bertanduk. Barangsiapa yg datang pada saat keempat maka ia seolah berqurban dgn seekor ayam. Dan barangsiapa yg datang pada sat kelima maka ia seolah berqurban dgn sebutir telur. Dan apabila imam sudah keluar (memberikan khutbah), maka para malaikat hadir mendengarkan dzikir (khuthbah tersebut). (HR. Bukhari & Muslim)

3.Seperti ibadah setahun

Keutamaan Sholat Jumat yg tepat dgn diawali mandi, setiap langkahnya senilai shalat setahun

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَغَسَّلَ ، وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ ، وَدَنَا وَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ ، كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا أَجْرُ سَنَةٍ صِيَامُهَا وَقِيَامُهَا

Barangsiapa yg mandi pada hari Jumat kemudian ia bergegas pergi (ke masjid), mendapati khutbah mendengar & mengamati, maka setiap langkah kakinya terhitung seperti puasa & shalat setahun. (HR. Tirmidzi; shahih)

Demikian bimbingan Sholat Jumat mulai dr mulai dr hukumnya, siapa pun yg wajib mengerjakannya, bacaan, sistem, niat hingga keutamaannya. Semoga berguna & jikalau ada pertanyaan, silahkan dituliskan di kolom komentar. [Muchlisin BK/Wargamasyarakat]

  3 Keutamaan Puasa Asyura