close

Sejarah Perang Dunia Kedua (Perang Dunia 2)

Selamat datang di softilmu, blog sederhana yang menyebarkan ilmu wawasan dengan sarat keikhlasan. Kali ini kami akan membuatkan ilmu pengetahuan tentang Sejarah Perang Dunia Kedua (Perang Dunia II), agar ilmunya mampu berfaedah J

Perang Dunia II secara resmi dimulai pada tanggal 1 September 1939 yaitu saat Jerman melawan Polandia hingga tanggal 14 Agustus 1945 yakni saat Jepang mengalah dari Amerika sehabis pengeboman yang terjadi di Hiroshima dan Nagasaki. Akan tetapi, ada juga yang berpendapat bahwa perang sudah dimulai lebih dulu saat Jepang telah menduduki Manchuria pada 1 Maret 1937. Diperkirakan 50 juta orang tewas dalam perang ini, dan perang ini ialah perang paling dahsyat dan lebih luas cakupannya dari yang pernah terjadi sampai saat ini.

Perang ini timbul balasan insiden-insiden yang terjadi pada perang dunia I. Seperti gagalnya LBB dalam membuat perdamaian dunia, perlombaan senjata antar negara, dan berkembangnya ideologi totaliter seperti Nazisme di Jerman, Fasisme di Italia, dan Komunisme di Rusia bersifat sangat berangasan, antidemokrasi, bersifat sosialis serta revolusioner. Dan juga ideologi ultranasionalisme yang dimiliki oleh Jerman dan Italia yang menilai negara nya jauh lebih hebat dibanding negara lain.
Lebih detil lagi, Perang Dunia II muncul karena warisan Perang Dunia I tidak dapat tertuntaskan dengan baik, khususnya terkait problem Jerman yang tidak puas dengan kekalahan dan Perjanjian Versailles yang diterima. Maka Jerman berupaya bangkit melalui Nazi dibawah pimpinan Adolf Hitler.
ADOFL HITLER
Hitler memulai seluruhnya sejak 1933 ketika beliau hendak memperluas wilayah kekuasaannya ke kawasan timur dan melaksanakan Jermanisasi. Dan Hitler pun menerima tunjangan dari penduduk dari dalam negeri. Kemudian Hitler memadukan Austria kedalam daerah Jerman. Pada tahun 1934 Hitler telah tidak lagi terikat dengan Perjanjian Versailles yang ditandai dengna dibunuhnya Kanselir Austria oleh Pemimpin Nazi Austria pada Juli 1934.

Perbuatan Jerman tersebut tidak mengoptimalkan tensi dari negara negara yang terlibat pada Perang Dunia I, seperti Inggris yang memilih mengambil perilaku peredaan ketegangan, dan menandatangani Perjanjian Angkatan Laut dengan Jerman pada Juni 1935. Akan tetapi perilaku yang diambil ini malah bersifat ancaman bagi Prancis yang takut dengan bangkitnya kembali Jerman. Sedangkan Inggris berfikir dengan bangkitnya Jerman dibawah pimpinan Hitler, dapat dijadikan untuk pembendungan komunisme yang terdapat pada Rusia yang sangat bergairah ke negara-negara Eropa Barat.

Ketika negara-negara yang terlibat pada Perang Dunia I tidak lagi menimbang-nimbang terkait keadaan ketika itu perihal Perjanjian Versailles, Hitler menemukan sekutu yang kuat dari Italia ialah Benito Mussolini. Italia merupakan negara yang memiliki ideologi fasisme dan semangat ultranasiolisme. Musollini melaksanakan aksi kepada Etiopia yang berdaulat.

Pada tahun 1936-1939 Jerman dan Italia pun melaksanakan intervensi terhadap perang saudara yang terjadi di Spanyol untuk mendukung kalangan fasis dibawah pimpinan Jenderal Fransisco Franco.
Pada awal Juli 1937, dengan waktu yang berbarengan, Jepang melaksanakan invasi ke Tiongkok yaitu bekas kota kekaisaran Cina Beijing. Yang dimulai Insiden Jembatan Marco Polo, yang menjadi watu pijakan kampanye jepang untuk menjajah seluruh kawasan Cina. Uni Soviet menandatangani pakta non-agresi dengan Cina untuk menawarkan sumbangan material. Cina dibawah Generalissimo Chiang Kai-shek mengerahkan pasukan terbaiknya untuk mempertahankan Shanghai, akan tetapi setelah tiga bulan bertempur, Shanghai jatuh. Kemudian Jepang melanjutkan invasi nya pada Desember 1937 dan sukses menguasai ibu kota Nanking.

Jepang melanjutkan serbuannya ke Uni Soviet pada 29 Juli 1938 di Pertempuran Danau Khasan. Akan tetapi Jepang mengakui hasil perang tersebut seri dan buntu. Jepang melanjutkan serangan pada 11 Mei 1939 ke Mongolia untuk memindahkan perbatasannya, akan tetapi mereka kalah oleh Pasukan Merah, dan menjadi kekalahan besar pertama untuk Jepang.

Pada selesai 1937, Jerman mulai memasuki Austria dan Cekoslowakia, dengan mengancam Austria lewat invasi militer, sehingga pada Maret 1938 Hitler berhasil menggulingkan Kanselir Austria menjadi nasional yang juga beridiologi Nazisme, dan Austria dijadikan Provinsi Jerman Raya.

Hitler pun mengancam Cekoslowakia Barat (Sudetelenad) untuk menunjukkan seluruh penduduk Jerman yang minoritas di Negaranya, akan namun ancaman tersebut dihadapi oleh kepemerintahan Ceko, yang mana Prancis juga merupakan sekutu Ceko sejak 1924, begitu pula dengan Rusia yang siap membantu Ceko. Akan tetapi negara barat ini tidak berkutik saat aksi oleh Jerman sudah dilakukan. Mereka cuma membiarkan Hitler melakukan apa yang dituntutnya. Sehingga negosiasi yang dikerjakan oleh Prancis, Inggris, dan Jerman berbuah anggun bagi Jerman, adalah Sudeteland harus diserahkan ke Jerman secepatnya, dan Ceko pun menyerah.

Hitler terus menguasai Ceko layaknya sebuah boneka karena mengetahui negara barat lemah kepada masalah ini. Kemudian negara-negara barat pun mengganti sikapnya, mirip ketika Hitler mulai meminta etnis minoritasnya di Danzig (Polandia), Chamberlain dan pemimpin Prancis menyatakan berperang jika Hitler menyerang negara tersebut.

Pada 1 September 1939, Jerman menyerang dari pasukan darat dan udara dari tiga arah. Dua hari kemudian Inggris dan Prancis menyatakan berperang kepada Jerman, dan saat itulah Perang Dunia II dimulai dan menyebar ke aneka macam daerah dunia.
Polandia kalah cuma dalam waktu empat ahad. Soviet Rusia pun mengambil bagian untuk mempertahankan Polandia bab timur dan negara-negara Baltik. Inggris dan Prancis melaksanakan serangan di front barat dan memberlakukan blokade ekonomi kepada Jerman.

Pada 1940¸ sesudah menduduki Norwegia, Denmark, dan Belanda. Jerman pun menyerang Belgia selatan untuk memangkas sistem pertahanan Inggris dan Prancis. Setelah serangan tersebut, Jerman berhasil membekuk pasukan Inggris di Dunkirk dan menguasai Prancis.
Di Prancis, Jerman membentuk pemerintahan boneka berjulukan Pranchis Vichy dibawah pimpinan Marsekal Henry-Philippe Petain. Kemudian Hitler hampir menguasai seluruh daratan Eropa Barat pada Juli 1940.
Jerman melaksanakan serangan udara dan amfibi untuk menaklukkan Inggris, akan tetapi Jerman tidak mampu mengalahkan Inggris. Sehingga Jerman mengalihkan serangannya ke tata cara pertahanan Inggris di Laut Tengah bagian timur. Penyerangan itu dikerjakan dengan merebut Mesir dan Terusan Suez serta memotong suplai bahan bakar Inggris. Dan Hitler juga mengalihkan serangan ke Balkan sesudah Mussolini dikalahkan di Yunani, serangan tersebut bertujuan untuk merebut Yunani, Yugoslovia, dan memaksa Hongaria, Bulgaria, Rumania untuk bergabung dengan Jerman pada April 1941. Hitler meneruskan serangannya ke arah timur untuk menyerang Rusia, dan pada Juni 1941 Hitler menyerang Uni Soviet.

Akan namun Rusia tetap saja bersikeras dan tidak menyerah, pada ketika itu sedang demam isu acuh taacuh, sedangkan Jerman masih saja dengan perlengkapan ekspresi dominan panasnya menghentikan serangan akhir cuaca.

Pada 7 Desember 1941, Jepang melakukan serangan terhadap pangkalan Amerika yang terletak di Pearl Harbour, Hawaii. Jerman pun menyatakan perang terhadap Amerika dan tetap melanjutkan serangannya terhadap Inggris dan Uni soviet, melalui front timur dan barat. Serangan ini membuat Amerika Serikat, Britania Raya, Cina, Australia dan beberapa negara yang lain menyatakan perang kepada Jepang, kecuali Uni Soviet yang netral sebab tengah terlibat perang juga di front timur dan sempat menciptakan mental ciut saat korban meraih ratusan ribu orang.

Pada final April 1942 Jepang dan Thailand hampir menguasai seluruh Burma, Malaya, Hindia Timur Belanda, Singapura, dan Rabaul. Begitu juga Filipina yang takluk pada Mei 1942. Tak usang lalu Jepang mengawali operasi untuk menduduki Port Moresby dengan serangan amfibi. Akan tetapi sekutu berhasil memotong invasi ini dari serangan laut Jepang pada Pertempuran Laut Koral. Dan Jepang pun gagal melaksanakan operasi nya untuk merusak kapal Amerika, sebab Amerika sukses memecahkan isyarat bahari jepang pada akhir Mei, dan Jepang kalah telak di Midway. Akan tetapi serangan darat di Port Moresby tetap lanjut dan Jepang menang, dan membuat prajurit di Nugini diperintahkan mundur dari Port Moresby pada Pertempuran Guadalcanal. Setelah kampanye Guadalcanal, sekutu mulai melawan Jepang di Pasifik pada bulan Mei 1943, dan mengusir pasukan Jepang dari Kepulauan Aleut.

Disisi lain, Jerman menyerang pasukan Uni Soviet di Kursk Bulge pada 4 Juli 1943, dan Uni Soviet berhasil menciptakan Hitler membatalkan serangan. Dan pada 12 Juli 1943, Soviet membalas serangan Jerman dan memenangkan pertempuran atau buntu di timur. Disinilah permulaan jatuhnya Jerman.

Pada September 1943, Jerman menolong Musolini yang di serang oleh sekut barat, dan mendirikan negara klien baru di Italia dudukan Jerman bernama Republik Sosial Italia.

Pada tanggal 6 Juni 1944 (D-Day), setelah tiga tahun ditekan Soviet, sekutu barat menyerbu Prancis Utara. Dan pada tanggal 25 Agustus pasukan barat memukul pasukan Jerman. Dan pada 22 Junidengan taktik di Belarus, pasukan darat Jerman hancur total. Di Pasifik, Amerika terus menekan mundur Jepang, pada pertengahan Juni 1944, pasukan Jepang kalah pada Pertempuran Laut Filipina. Dan perdana menteri jepang Tōjōmengundurkan diri.

Tanggal 16 Desember 1944, Jerman mengerahkan sisa pasukan cadangan untuk melancarkan serangan balasan di Ardenner untuk memecah belah sekutu Barat, menaklukkan pelabuhan suplai utama untuk menuntaskan dilema politik. Akan namun pada Januari 1945 serangani ini digagalkan.

Pada bulan Februari, Soviet menginvasi Silesia dan Pomerania, sementara sekutu barat memasuki Jerman Barat dengan medekati Sungai Rhine. Dan Soviet menyerbu Berlin pada final April, dan kedua pasukan bertemu di sungai Elbe pada 25 April 1945, dan Reichstag pun sukses dikuasai.
Disinilah pergeseran besar-besaran terjadi, tanggal 12 April, presiden Amerika Roosevelt meninggal dunia dan digantikan Harry Truman. Benito Musollini dibunuh partisan Italia pada tanggal 28 April 1945. Dua hari lalu, Hitler bunuh diri dan digantikan laksamana agung Karl Donitz. Pasukan Jerman mengalah di Italia pada 29 April 1945, dan instrumen penyerahan diri ditandatangani di Reims pada 7 Mei dan di pengesahan tanggal 8 Mei di Berlin.

Pada tanggal 11 Juli 1945, para pemimpin sekutu bertemu di Postdam, Jerman. Mengingatkan biar Jepang segera menyerah, akan namun Jepang mengabaikan himbauan tersebut, dan ini berakibat fatal bagi Jepang. Amerika menjatuhkan bom atom (little boy) di Kota Hiroshima dan Nagasaki pada permulaan Agustus. Dan diantara dua pengeboman ini Soviet menyerbu Machuria dudukan Jepang dan mengalahkan angkatan darat Kwantung yang merupakan pasukan tempur Jepang yang paling besar. Pasukan merah juga menduduki Sakhalin dan Kepulauan Kuril.

Pada tanggal 15 Agustus 1945, Jepang menyerah dengan menandatangani dokumen penyerahan diri diatas geladak kapal perang Amerika Serikat USS Missouri pada tangal 2 September 1945. Dan perang pun berakhir.

Demi mempertahankan perdamaian, sekutu mendirikan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 24 Oktober 1945 yang dewannya berisi negara-negara besar yang menang seperti Amerikam Uni Soviet, Cina, Perancis, dan Britania Raya menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

Dan terjadilah program denazifikasi di Jerman, dan penggulingan mantan Nazi dari kekuasaan. Ekonomi global pun rusak, akan tetapi pemulihan dilaksanakan dengan reformasi mata duit di Jerman Barat, begitu juga dengan Italia dan Perancis yang ekonomi nya semakin membaik, berlainan dengan Britania Raya yang ekonominya terus turun sampai beberapa dasawarsa.

Nah itulah pembahasan kita kali ini tentang Sejarah Perang Dunia kedua (Perang Dunia II) Semoga ilmunya mampu berfaedah ya, jika masih ada yang belum dikenali silahkan sobat tanyakan melalui kotak komentar di bawah ini, kami akan berupaya menyikapi dengan segera dan tepat. Terimakasih sudah berkunjung di softilmu, jangan lupa like, follow, dan komentarnya ya J