close

Pemahaman Komunikasi Bisnis Berdasarkan Para Andal

Pengertian Komunikasi Bisnis – Dalam perjalanan organisasi bisnis, aspek komunikasi menjadi salah satu faktor penentu dalam tercapainya tujuan organisasi. Tentunya hal tersebut akan dicapai jikalau komunikasinya dijalankan secara efektif. Seorang pimpinan lazimnya memerintahkan atau memberi arahan pada bawahannya untuk

membuat surat pesanan barang, menjawab atau membuat surat pengaduan, surat edaran biasa , kontrak kerjasama, menciptakan surat akhir dan sejenisnya merupakan hal yang berkala dalam dunia bisnis dan seluruhnya memerlukan komunikasi.

Untuk mengerti komunikasi bisnis secara utuh, berikut ini kami uraikan sejumlah pengertian komunikasi bisnis menurut para andal

Menurut Purwanto (2006:4), Pengertian komunikasi bisnis ialah komunikasi yang dipakai dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi baik komunikasi verbal maupun nonverbal untuk mencapai tujuan tertentu. Pada dasarnya, terdapat 2 bentuk dasar komunikasi dalam dunia bisnis, yakni komunikasi lisan dan nonverbal. 

  • Komunikasi mulut ialah salah satu bentuk komunikasi untuk memberikan pesan-pesan bisnis kepada pihak lain baik tertulis (written) maupun ekspresi (oral). Komunikasi verbal ini memiliki struktur terorganisir dan terorganisasi dengan baik, sehingga tujuan penyampaian pesan-pesan bisnis mampu tercapai dengan baik. Dalam dunia bisnis, beberapa pola komunikasi verbal yakni: penyampaian pesan lewat surat, memo, teknologi komunikasi terbaru, rapat pimpinan, briefing terhadap karyawan, wawancara kerja, dan presentasi, dan lain-lain.
  • Komunikasi Nonverbal. Berdasarkan teori antropologi, sebelum manusia memakai kata-kata, mereka sudah memakai komunikasi nonverbal dalam gerakan-gerakan tubuh, bahasa badan (body language) selaku alat untuk berkomunikasi dengan orang lain. Contoh sederhana komunikasi nonverbal : sikap seseorang yang secara spontan mengerutkan dahi, raut tampang yang berganti, atau mata berkedip-kedip tanpa disengaja dan tak pernah direncanakan sebelumnya. Contoh lainnya, disaat Anda memperoleh kabar bahwa anak kesayangan anda satu-satunya mendapatkan penghargaan sebagai juara pertama dalam lomba tingkat nasional atau internasional! Bagaimana reaksi anda pada ketika itu? Senang bercampur haru, Atau menyaksikan lisan paras rekan Anda yang menghadapi masalah, kesusahan maupun mereka yang bahagia atau gembira.
Menurut Katz (1994:4), Komunikasi Bisnis didefinisikan selaku adanya pertukaran pandangan baru, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan komersil. Komunikasi bisnis diartikan sebagai komunikasi yang terjadi dalam dunia bisnis dalam rangka mencapai tujuan dari bisnis tersebut.

Menurut Rosenbaltt (1982:7), pengertian komunikasi bisnis dikemukakan dalam pernyataan: Business Communication are purposive interchange of ideas, opinions, information, instructions, and the like, presented personally or impersonally by symbols or signal as attain the goals of the organizations (Komunikasi Bisnis ialah pertukaran ilham, opini, info, arahan dan sejenisnya, yang dihidangkan secara personal ataupun nonpersonal lewat simbol atau tanda untuk meraih tujuan perusahaan)

Menurut Persing (1981:108); Business communication may be defined as the spiraling process of the transaction of meanings through symbolic action involving all elements associated with sending and receiving written, oral, and nonverbal messages internal to organizations of paid people working together to produce and market goods and services for profit (Komunikasi bisnis mampu didefinisikan selaku proses penyampaian arti melalui lambang-lambang yang mencakup keseluruhan komponen yang bekerjasama dengan proses penyampaian dan penerimaan pesan, baik itu dalam bentuk tulisan, lisan, maupun nonverbal yang dijalankan di dalam sebuah organisasi yang mengeluarkan uang orang yang secara bantu-membantu memproduksi dan memasarkan barang-barang dan jasa guna menemukan laba)

Menurut Curtis (1992:6), Komunikasi bisnis yaitu komunikasi dalam organisasi bisnis yang ditujukan untuk menyelesaikan problem dan membuat keputusan. Menurutnya, kian tinggi kedudukan seseorang dalam bisnis, ia akan kian bergantung pada keahlian seseorang dalam menciptakan keputusan dan memecahkan problem untuk sebuah keberhasilan.

Simak pula: 

Demikian beberapa pemahaman komunikasi bisnis menurut para hebat. Kita mampu saja membuat definisi yang lebih sederhana dengan tetap berpatokan pada sejumlah pengertian tersebut. Sebagai perhiasan referensi, baca pula artikel terkait lainnya di blog ini.

  Mutu Pelayanan Menurut Perspektif Islam