close

Kisah Lucu (18)

Vampire Bar

Suatu malam di Vampire Bar, suatu bar khusus mahluk penghisap darah, letaknya dipinggiran kota Kematian. Saat itu sudah ramai hadirin yang terdiri dari dracula, vampire dan segala jenis setan penghisap darah. Masuk seorang vampire bertubuhkekar dan langsung menuju ke bartender “Saya minta darah segar”. Lalu si kafe tender yang juga seorang dracula menyuguhkan darah segar dalam gelas besar sambil berkata” Ini darah segar dari anak ABG yang gres kami ambil sore tadi”. Tak lama lalu masuk dracula dengan versi serpihan rambut keren rapi dan terlihat masih muda, langsung menghampiri bartender tadi dan berbisik “Beri aku darah perawan”. Dan sang bartender menyajikan satu sloki kecil darah perawan yang diminta. Si dracula langsung menenggaknya habis dan berbisik lagi “Minta satu lagi”. Saat bartender menghidangkan sloki kedua, masuklah zombie dengan baju gembelnya eksklusif berteriak “Pelayan saya minta air panas satu”. Sejenak semua pengunjung menoleh kepadanya dan memandangnya tanpa berkedip sambil berpikir, ini setan atau insan yang menyusup kok tidak minta darah, tetapi minta air panas. Tapi pramusaji kafetaria tersebut membawakan juga apa yang diminta si zombie itu dan menghidangkannya di meja tempat duduk zombie tadi. “terima kasih” kata zombie sambil beliau mengeluarkan bungkusan dari balik baju kumalnya dan memasukkan isi bungkusan tadi yang ternyata pembalut wanita bekas pakai, ke dalam gelas berisi air panas tadi. Diapun menjawab wajah2 bingung yang masih menatapnya dengan penuh tanda tanya “Ini teh celup”.
————————————————————————————————–

Tolol

Alkisah ada seorang anak kecil diajak orang tuanya rekreasi ke pantai Kuta Bali. Bapaknya jalan-jalan sendiri sedangkan anaknya mainan pasir dan air bahari. Tiba-tiba si anak lari mengunjungi ibunya sambil berkata “Bu, bu saya tadi lihat cewek-cewek dadanya gede lebih molek dari pada ibu” Ibunya bilang “Sssttttt, sini ibu kasih tahu ya, kian montok cewek, mereka itu kian tolol !” Anaknya kembali bermain. Tak lama kemudian anaknya kembali sambil bertanya “Bu, bu, tadi aku lihat cowok-cowok kok anunya lebih gede dari pada anunya bapak ?” Ibunya bilang “Sini ibu kasih tahu lagi. Cowok semakin gede anunya, mereka semakin tolol !”Si anak kembali bermain lagi. Beberapa dikala lalu anaknya berlari mengunjungi ibunya sambil berkata “Bu, bu, aku tadi melihat bapak ngobrol sama cewek yang paling TOLOL, makin usang ngobrol bapak kok kian TOLOL, TOLOL, dan TOLOL …….ya ..???”
————————————————————————————————–

Mars Penipuan Umum

Mars Penipuan Umum Dinyanyiiin yang semangat yaaaaa….. Ambil bunyi … doooo…. Kurang semangat … Sekali lagi .. dooo…. Okay, satu..dua..tiga… Penipuan Umum sudah mengundang kita S’luruh rakyat dipaksa gembira Hak demokrasi kapan tiba ? Indonesia belum merdeka Tiada wakil yang mampu diandalkan Pengemban amanat tak setia Dibawah undang-undang kondom dua lima!! Kita menuju ke penipuan biasa .
————————————————————————————————–

Korban Tabrakan

Pada sebuah hari, terjadi tabrakan yang mahir di perempatan jalan Aceh dan Jalan Merdeka di kota Bandung. Korbannya yakni seorang cowok tanggung yang tewas di daerah secara mengenaskan akhir tertabrak oleh sebuah mobil. Melihat korban yang jatuh bersimbah darah, pengemudi eksklusif tancap gas dan meninggalkan korban di tempat. Segera para pengguna jalan, para pengamen dan pedagang kaki lima bergegas lari ke tengah jalan dan menjajal menepikan badan korban. Karena ambulans dari RS St. Barromeus belum datang, beberapa orang menjajal untuk menutupi tubuh korban yang berlumuran darah. Beberapa tukang koran bahkan memberikan koran guna menutup tubuh korban. Tetapi ternyata koran itu pun kembali lembap dengan darah. Terlihat beberapa orang segera menjauh dari lokasi yang sangat berbau amis darah. Tiba-tiba seorang laki-laki datang sambil berlari-lari dan memperlihatkan suatu kain panjang yang berwarna hitam, dan secepatnya orang-orang yang berkumpul disitu menolong untuk menutupi tubuh yang sarat darah itu. Sempat terdengar beberapa keberatan dari orang-orang yang melihat, katanya “Jangan dipakaikan yang hitam, pamali!!!”. Tetapi alasannya kondisi yang tidak memungkinkan, jadinya jenazah itu pun dibungkus dengan kain hitam. Selesai ditutupi dengan kain hitam, datang-datang terlihat gerakan dari balik kain itu. Kelihatannya korban bergerak. Orang menyangka itu yaitu balasan angin yang bertiup. Tetapi datang-tiba mayit itu berdiri duduk, kontan orang-orang pribadi lari bubar, namun beberapa penjualkaki lima malah mendekat, menyaksikan insiden yang langka itu. Tampak pemuda itu duduk di trotoar, tetap berselimutkan kain itu. Setelah pedagang kaki lima itu lebih mendekat, tiba-tiba korban berkata dengan lantangnya, “Pakai hitam??? Siapa takut???”. Lalu kembali terbujur kaku.