close

Kisah Ajaib Terkabulnya Doa yang Seakan-akan Mustahil

Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa punya cara untuk
mengabulkan doa. Berikut ini adalah salah satu kisah gila terkabulnya doa yg
dialami oleh dr Ihsan, seorang ahli syaraf terkemuka di Pakistan.

Semula tak ada yg aneh dgn penerbangan pesawat kecil
itu. Namun di tengah perjalanan, langit mendadak gelap. Awan pekat menyelimuti,
ditimpali kilat yg menyambar-nyambar.

Pesawat yg cuma berkapasitas beberapa orang itu
berguncang. Di tengah turbulensi itu, petir menyambar perihal pesawat hingga
satu mesinnya rusak.

Pesawat terpaksa mesti mendarat darurat. Untungnya ada
sebuah lapangan melayg (lapter) kecil bersahabat lokasi insiden. Pesawat sukses
mendarat dgn selamat di daerah terpencil itu.

“Apakah kalian bisa memperbaiki pesawat ini?”
tanya dr Ihsan. Baik awak maupun penumpang, tak satu pun yg bisa memperbaikinya.

“Kita terpaksa menanti di sini, Dok. Sampai pemberian
tiba,” kata sang pilot.

“Berapa lama?”

“Mungkin cukup lama.”

“Tapi saya mesti secepatnya tiba di kota sebelah. Sangat
penting”

“Jika naik kendaraan beroda empat, kira-kira butuh waktu 3 jam untuk
sampai ke sana.”

Akhirnya dr Ihsan memutuskan menyewa mobil dari lapter itu
untuk menuju kota tujuan.

Hujan belum reda saat kendaraan beroda empat itu melintasi jalan tanah
yg belum diaspal. Itu satu-satunya jalan yg menghubungkan lapter dgn
kota tujuan.

Mobil pun terhenti, tak mampu melanjutkan perjalanan
lebih jauh lagi.

Dr Ihsan sadar, ia tak mampu ke mana-mana lagi.

“Kita istirahat dulu. Di sana ada rumah. Kita mampu
berteduh & menumpang sholat. Mungkin juga ada sedikit makanan,” katanya
kepada sopir.

Dr Ihsan mengetuk rumah satu-satunya yg jauh dari
permukiman.

  Puisi Rasa yang Tak Berubah

“Assalamu’alaikum…”

“Wa’alaikum salam,” jawab seorang nenek renta sambil membukakan
pintu. “Ada apa Nak?”

Dr Ihsan menceritakan apa yg dialaminya. “Sekarang kami
cuma ingin menumpang shalat & istirahat sebentar Nek. Menunggu hujan
reda….”.

“Tidak duduk perkara Nak, silakan masuk…” Nenek
mempersilakan tamu shalat di ruang mushalla kecil di rumahnya.

Di dekat mushalla, terlihat seorang anak kecil tengah
berbaring. Tiap sementara waktu tertentu, sang Nenek tampak gusar menengok
keadaan anak kecil itu.

Nenek lantas duduk di ruang mushalla. Ia tampak berdoa.

Baca juga: Waktu Sholat Dhuha

Setelah final shalat, dr Ihsan menyapa Nenek.

“Terima kasih banyak Nek. Kami sudah menumpang
sholat di sini. Kalau boleh tahu, apa yg terjadi pada anak kecil itu?”

“Dia cucuku, yatim. Ia se&g sakit parah. Kami sudah
mengunjungi banyak dokter di daerah sini. Mereka memberitahu kami, bahwa hanya
ada satu dokter seorang ahli yg mampu menolong anak ini. Kami sudah mencoba
untuk menemuinya. Tapi mereka minta kami untuk menunggu enam bulan lagi.
Tempatnya pun sangat jauh….”

“Sejak hari itu,” lanjut Nenek, “aku selalu berdo’a
terhadap Allah: Ya Allah, mudahkan urusan kami. Anak ini sakit, mudahkan persoalan
kami ya Allah…”

“Siapa nama dokter spesialis itu Nek?”

“Mereka bilang namanya dokter Ishan….” jawab
Nenek.

Mendengar jawaban itu, dr Ihsan langsung menangis.

“Kenapa kamu-sekalian menangis, Nak?” tanya Nenek.

“Nenek, do’amu baru saja dijawab Allah. Akulah
dokter Ishan yg kalian cari itu….”

“Mungkin sebab do’amu, petir menyambar mesin
pesawat yg saya tumpangi. Kami mendarat darurat. Lalu kami menyewa mobil.
Hujan turun lagi menghentikan kami & seterusnya kami ke sini….”

  Prota SD/MI Kurikulum 2013 Tahun 2021/2022

Mendengar klarifikasi itu Nenek menangis terharu. Ia
segera bersujud, bersyukur kepada Allah.

Baca juga: Asmaul Husna

Jangan pernah frustasi dlm berdoa. Jangan pernah kecewa
saat memohon terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dia Mahakuasa atas segala
sesuatu. Dia menundukkan seluruh alam ini untuk mengikuti kehendak-Nya.

Dokter spesialis saraf yg lazimnya butuh waktu enam
bulan untuk antri, Allah datangkan alasannya adalah mengabulkan doa nenek itu. Dan
sangat Allah telah berjanji: “berdoalah kepadaku pasti Aku kabulkan.”
(QS. Ghafir: 60).

Demikian kisah abnormal terkabulnya doa yg sangat
inspiratif. Semoga semakin menguatkan kita untuk memperbanyak doa &
rajin dlm bermohon kepada-Nya.