Pengertian dan Tujuan Kesejahteraan Sosial

Posted on
Kesejahteraan Sosial
Sumber Photo: Pixabay

Kesejahteraan sosial adalah keadaan dimana masyarakat memperoleh kebutuhan material, spiritual dan sosial secara baik. Sehingga, bisa hidup layak dan mampu untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki secara maksimal. Dengan begitu, fungsi sosial sebagai manusia dapat terpenuhi.

Baca Juga: Pengembangan Masyarakat

Memahami makna kesejahteraan sosial sebaiknya kita baca definisi yang dipaparkan para ahli berikut ini;

Pengertian Kesejahteraan Sosial Menurut Para Ahli

PBB

Kesejahteraan sosial adalah kegiatan terorganisasi yang bertujuan membantu warga negara atau kelompok masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya serta peningkatan kemakmuran yang sebanding dengan kepentingan keluarga dan sosial.

Kamus Ilmu Kesejahteraan Sosial
‘Kesos’ artinya keadaan sejahtera. Baik secara jasmani, rohani dan sosial.

Bonnum Commune
Adalah kesejahteraan yang menyangkut keseluruhan syarat sosial, yang memungkinkan dan mempermudah manusia dalam memperkembangkan kepribadianya secara sempurna.

W.A Fridlander
Mendefenisikan; sebuah sistem yang diorganisir oleh lembaga sosial untuk membantu individu maupun komunitas dalam mencapai standar hidup layak.

Hasilnya, akan tercapai satu relasi sosial yang memungkinkan kelompok tersebut mengembangkan potensi dirinya secara optimal. Yang berimplikasi pada menguatnya keamanan sosial mereka, sejalan dengan kebutuhan-kebutuhan keluarga dan masyarakat.

Skidmore
‘Kesos’ punya arti luas, meliputi keadaan ideal orang banyak (masyarakat). Dimana tercukupinya kebutuhan fisik, emosional, mental dan ekonomi.

Suparlan
Menandakan keadaan makmur pada umumnya. Yaitu mencakup kesejahteraan jasmaniah, rohaniah, dan sosial.

Suharto
Kesos dipandang sebagai proses usaha yang terorganisir, baik yang diinisiasi oleh perorangan, swasta, lembaga sosial, masyarakat maupun pemerintah dalam meningkatkan kualitas kehidupan. Dengan metode pelayanan sosial atau tunjangan sosial.

Tujuan Kesejahteraan Sosial

Apa tujuan kesejahteraan sosial?

Ya, tentu saja agar kehidupan masyarakat bermartabat, yang berarti hak dan kebutuhan dasarnya terpenuhi.

Hal tersebut ditegaskan dalam UU Nomor 11 Tahun 2009 yang menerangkan bahwa kesejahteraan sosial diarahkan agar terwujud sebuah kehidupan yang layak dan berkualitas bagi semua warganya.

Secara general, konsep ‘kesos’ dimaknai sebagai kondisi sejahtera, berarti keadaan tercukupinya segala bentuk kebutuhan hidup, seperti kebutuhan akan makanan, tempat tinggal, dan pakaian, pendidikan dan kesehatan.

Pemaknaan seperti itu memposisikan ‘kesos’ sebagai tujuan dari proses pembangunan. Atau bahasa lainnya, tujuan pembangunan adalah kesejahteraan masyarakat.

Padahal sebetulnya, ‘kesos’ bisa kita maknai sebagai ‘arena utama’, tempat di mana para pekerja sosial berkiprah dan berkontribusi.

Pemahaman seperti ini menempatkan Kesejahteraan Sosial sebagai sarana dan wahana (alat) untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih besar.