close

Karakteristik Komunikasi Antar Pribadi

Komunikasi Antar Pribadi mempunyai karakteristik selaku berikut :
  1. KAP merupakan komunikasi yang berpusat pada diri (self-centered), alasannya adalah pemaknaan atas pesan dijalankan oleh diri yang terlibat dalam proses komunikasi.
  2. KAP itu transaksional, sebab mereka yang terlibat di dalam prosesnya saling berkomunikasi dengan menerima dan menyampaikan pesan secara verbal dan non mulut.
  3. KAP mengambarkan adanya kedekatan diantara eksklusif yang terlibat, baik kedekatan secara fisik sehingga terlibat dalam komunikasi tatap tampang maupun kedekatan secara psikologis sehingga terlibat dalam komunikasi yang mengungkapkan diri masing-masing.
  4. Sekaitan dengan butir 3 di atas, dalam KAP bukan hanya terjadi pertukaran pesan dan makna, tetapi juga di dalamnya ada hubungan antar pribadi di antara orang yang terlibat dalam proses KAP.
  5. Dalam KAP, aktivitas komunikasinya tidak mampu diubah atau diulang. Ini berbeda dengan pesan dalam komunikasi massa, yang bisa dihapus atau disensor, dalam KAP pesan yang telah disampaikan tidak mampu ditarik kembali. Paling-paling cuma bisa meminta maaf. Namun, maaf tidak menghilangkan kata-kata yang sudah terucap, paling banter hanya mengajak musuh komunikasi kita untuk melupakannya.
  6. Kegiatan dengan butir 5 itu maka dalam KAP pun ada dimensi etis dan implikasi etis atas apa yang terjadi selama proses komunikasi.
Judy C. Pearson (1983) menyebutkan enam karakteristik komunikasi antarpribadi yaitu :
  1. Komunikasi antarpribadi dimulai dengan diri eksklusif (self).
    Berbagai persepsi komunikasi yang menyangkut pengamatan dan pemahaman berangkat dari dalam diri kita, artinya dibatasi oleh siapa diri kita dan bagaimana pengalaman kita. Contoh : ketika kita mengatakan dengan orang lain, maka kita akan mengungkapkan apa yang kita persepsikan
  2. Komunikasi antarpribadi bersifat transaksional.
    Anggapan ini mengacu pada tindakan pihak-pihak yang berkomunikasi secara serentak menyampaikan dan menerima pesan. Contoh : dikala dua orang sedang berkomunikasi, tentu adanya saling bertukar fikiran, perasaan dll.
  3. Komunikasi antarpribadi mencakup faktor-aspek isi pesan dan relasi antarpribadi.
    Maksudnya komunikasi antarpribadi tidak hanya berkenaan dengan isi pesan yang dipertukarkan, tetapi juga melibatkan siapa partner komunikasi kita dan bagaimana kekerabatan kita dengan partner tersebut. Contoh : kekerabatan persahabatan, keluarga, rekan kerja, sahabat bermain dll.
  4. Komunikasi antarpribadi mensyaratkan adanya kedekatan fisik antara pihak-pihak yang berkomunikasi. Contoh : A dan B saat berdialog selalu berdekatan biar bisa di dengar.
  5. Komunikasi antarpribadi melibatkan pihak-pihak yang saling tergantung satu dengan yang lain (interdependen) dalam proses komunikasi. Contoh : dialog antara A dan B satu sama lain saling bergantungan
  6. Komunikasi antarpribadi tidak mampu diubah maupun diulang.
    Jika kita salah menguapkan sesuatu kepada partner komunikasi kita, mungkin kita dapat minta maaf dan diberi maaf, tetapi itu tidak mempunyai arti meniadakan apa yang pernah kita ucapkan. Demikian pula kita tidak mampu mengulang suatu pernyataan dengan harapan untuk menerima hasil yang sama, sebab dalam proses komunikasi antar manusia, hal ini akan sungguh tergantung dari respons partner komunikasi kita.
Bisa juga karakteristik Komunikasi Antar Pribadi itu dirumuskan mirip berikut ini:
  1. Terjadi di mana saja dan kapan saja.
  2. Proses kesinambungan.
  3. Mempunyai tujuan tertentu.
  4. Menghasilkan korelasi timbal balik
  5. Merupakan sesuatu yang dipelajari.