Contoh-contoh Sosiologi Pedesaan Berdasarkan Kajian Sederhana

Posted on

Contoh Sosiologi Pedesaan Berdasarkan Kajian Sederhana

contoh sosiologi pedesaan, pengertian sosiologi pedesaan

Ilmu Sosiologi mengklasifikasikan masyarakat berdasarkan tempat (wilayah) dimana ia tinggal.

Biasanya dibagi dalam tiga kelompok, yaitu masyarakat pedesaan, masyarakat perkotaan dan masyarakat sub-urban.

Ketiga pembagian kelompok masyarakat ini, punya ciri khas yang unik, bila dikaji secara mendalam maka termasuk cabang-cabang ilmu sosiologi.

Artikel singkat ini mencoba membahas salah satu cabang sosiologi. Yaitu contoh sosiologi pedesaan. Tentu berdasarkan pengamatan sederhana dari penulis blog ini.

Pengertian Sosiologi Pedesaan

Sosiologi pedesaan, bila kita lihat dari susunan katanya, terdiri dari sosiologi dan pedesaan.

  • Sosiologi adalah ilmu yang mengkaji tentang masyarakat secara umum.
  • Pedesaan yaitu wilayah yang dihuni masyarakat homogen yang cenderung konservatif.

Maka secara sederhana berarti; pengertian sosiologi pedesaan adalah cabang sosiologi yang mengkaji lebih spesifik tentang masyarakat desa.

Ruang lingkup kajian sosiologi pedesaan bisa dikenal dalam berbagai aspek-aspeknya. Seperti ciri-ciri masyarakat pedesaan, interaksi sosial, keberadaan kelompok sosial, dan dinamika masyarakat yang terjadi.

Contoh Sosiologi Pedesaan berdasarkan Lingkup Kajiannya

Supaya lebih mudah memahami contoh sosiologi pedesaan, maka sebaiknya pahami dulu ruang lingkup kajian sosiologi pedesaan.

Sosiologi pedesaan di dalamnya mencakup aspek-aspek berikut ini:

1.Sistem dasar masyarakat

Sistem dasar masyarakat yaitu perangkat unsur yang berperan membentuk tatanan (aturan) kehidupan masyarakat.

Sistem dasar masyarakat biasanya berbentuk adat istiadat, pantangan-pantangan dan tradisi masyarakat. Hal tersebut terbentuk karena sejarah yang diturunkan dari nenek moyangnya.

Contohnya; kelompok masyarakat adat Baduy.

Desa adat ‘Baduy dalam’ orang-orangnya memiliki aturan-aturan dan tradisi yang cukup ketat, teknologi pun ditolak, pakaian mereka sangat khas hanya menggunakan baju putih.

2. Struktur sosial dan organisasi sosial

Salah satu ciri masyarakat pedesaan yaitu terlihat dari mayoritas pencahariannya biasanya bertani atau mengandalkan alam, sehingga tidak heran jika muncul stratifikasi sosial tertutup yang berdasar kepemilikan tanah.

Contoh sosiologi pedesaan dalam lingkup struktur sosial melingkupi:

  • Lapisan atas: petani yang punya pekarangan, rumah, serta lahan.
  • Lapisan menengah: petani yang punya rumah dan pekarangan.
  • Lapisan bawah: petani yang tidak punya rumah, pekarangan dan lahan.

Contoh organisasi sosial dalam sosiologi pedesaan berbentuk PKK, kelompok tani, karang taruna, dan sebagainya

3. Pola kehidupan masyarakat desa

Pembahasan tentang pola kehidupan masyarakat desa berarti tentang cara berpikir, merasa, dan bertindaknya tiap individu masyarakat desa.

Pola kehidupan masyarakat desa dapat kita kenali contohnya berdasarkan faktor-faktor tertentu seperti:

  • Pemahaman tentang penguasaan teknologi
  • Masih tingginya rasa solidaritas sosial dan kolektivitas
  • Masih mengandalkan alam dalam memenuhi kehidupan ekonomi
  • Penerapan sistem produksi yang lebih rendah dari perkotaan
  • Lebih santai dan selow
  • Kebutuhan material sederhana
  • Standar moral kaku dan agamis

4. Dinamika sosial

Dinamika sosial masyarakat pedesaan dapat terlihat dari perubahan sosial.

Perubahan sosial amat sangat masif, terutama dalam bidang teknologi serta ekonomi, termasuk perubahan di pedesaaan.

Contoh sosiologi pedesaan pada lingkup dinamika sosial yaitu; perubahan ekonomi.

Salah satunya cara berdagang.

Dulu, para petani memasarkan produknya langsung dengan diantarkan ke pasar.

Setelah petani di desa mengenal internet, mereka langsung berkomunikasi dengan distributor sayuran-sayuran yang siap membeli sayur mereka.

Penutup

Itulah contoh sosiologi pedesaan kajian sederhana yang dilihat dari ruang lingkupnya. Mudah-mudahan bermanfaat. Salam