close

Cerita Lucu (1)

3 Nenek Pikun

Ada tiga orang nenek-nenek yang sedang ngobrol di ruang tamu. Nenek pertama mengungkapkan pengalamannya tentang kepikunannya, ia berkata bahwa bila dia membuka kulkas maka ia sering kelupaan apa yang mau diambilnya. Oh… itu sih belum seberapa kata nenek kedua, saya sendiri bila lagi naik tangga tepat ditengah tangga kadang-kadang lupa apa saya mau keatas atau kebawah. Hi…hi….hii, suara terkekeh…kekeh bunyi tawa dari nenek ketiga. Nenek ketiga berkata dengan nada angkuh, uaah payah deh kamu-kau ini, periode gres umur 94th sudah pikun sambil mengetuk-ngetukkan tangannya diatas meja. Tak lama lalu beliau berkata: heii… gimana sih kalian masa dari tadi ada tamu yang ketuk pintu kok enggak dibukaain…. Coba ayo tebak apanya yang lucu ….
————————————————————————————————–

Menteri

Pada saat penyeleksian menteri kabinet disuatu negara. Penguasa mengadakan inspeksi terhadap calon menteri. Semua menteri bersikap tegap ala militer tetapi cuma satu calon menteri yang tidak bersikap demikian yaitu Menteri Lampu yang mana beliau itu berposisi istirahat ala militer. Terus ditanya oleh Penguasa, “Kenapa kau tidak bersikap siap mirip militer ???!!!”. Kenapa dia bersikap demikian…
Dengan santainya Menteri Lampu menjawab saya takut bangun tegap ala militer alasannya dibelakang saya ada Menteri Hiburan. Penguasa bertanya lagi, kenapaaaaa siih eeluuh giituu??????
Sebab jikalau saya berdiri tegap tidak menutup pantat saya maka aku bisa disodomi oleh Menteri Hiburan ??? (bingung-gundah deh elu)
—-> Kasus Robot Gedek niih yeeh
————————————————————————————————–

Kurang Gede

Seorang cowok merasa anuuunya kurang gede. Lalu dia pergi ke dukun yang mampu membesarkan segala hal. Dia ngomong sama dukunnya semoga punyanya di gedein semaksimal mungkin (alias kekar kayak monas). Terus dukunnya ngomong, tinggal aja deh besok baru diambil. Karena sibuk dengan pasien lainnya pak dukun lupa dengan orderan tersebut. Tak disangka-sangka anunya perjaka itu dicolong oleh binatang berkaki empat. Pak dukun resah setengah mayit. Besoknya perjaka itu menagih komitmen. Lantas si dukun, memasang lagi pesanannya tadi sambil berpesan sama si cowok itu, jika ada persoalan ia cepat melaporkan.
Beberapa hari lalu, si perjaka tiba lagi ke dukun. Si cowok menceritakan pengalamannya, “Semuanya siiih okee paaaak”, malah membuat puas sekali….. namun…. ada satu hal yang agak ajaib, yakni kalau aku ingin kenciiing, kooook salah satu kaki saya ikut naik sendiri. (Waaah..Sial… dukunnya ingaaat, kalau yang dipasang itu punya anjingnya yang makan anuunya pemuda itu). Hiii…hiii…hiii