Beda Komunisme vs Sosialisme Vs Kapitalisme

Posted on
Sosialisme dan komunisme
Bapak Komunisme Karl Marx – Sumber freegreatpicture.com

Pengertian komunisme itu ideologi politik dengan sistem ekonomi yang bertujuan mencapai dunia utopia di mana semua alat produksi dikuasai rakyat dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan bersama secara adil dan merata, semua orang bekerja demi kesejahteraan bersama tanpa insentif; nggak ada lagi yang namanya uang, nggak ada perbedaan kelas kaya-miskin, nggak ada pemerintah, nggak ada negara. Hanya ada satu dunia yang makmur damai sejahtera.

Keren kan? Makanya banyak orang jatuh cinta dengan konsep komunisme. Tapi ini mimpi yang nggak realitis, paling nggak di zaman ini, negara-negara komunis semua berjatuhan ketika berusaha mencapai tujuannya. Belum pernah ada negara di dunia yang pernah mencapai komunisme, semua ambruk di tengah jalan dan yang bertahan, seperti China, harus memodifikasi sistem mereka.

Sedangkan pengertian sosialisme itu adalah komunisme versi lebih realistis. Sistem ekonomi di mana alat produksi dikuasai oleh rakyat dan keuntungan dibagikan sesuai dengan kontribusi individu dalam masyarakat; meritokrasi. Kebutuhan dasar semua orang dipenuhi lewat sarana publik sehingga orang bisa bekerja tanpa khawatir, mis: sandang, pangan, papan, edukasi, kesehatan, transportasi, dll. Prinsip sosialisme bisa diterapkan di negara manapun tanpa harus berideologi komunisme, bahkan di negara sarang kapitalis seperti UK dan US, beberapa undang-undangnya mengadopsi sistem sosialisme.

Sementara pengertian kapitalisme itu sistem ekonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikuasai oleh segelintir pemilik modal dan bertujuan untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya. Pendapatan negara kita itu terbesar se-Asia Tenggara loh, bahkan masuk 20 besar di dunia, sekitar USD 870 milyar/tahun. Nah duit sebanyak itu cukup buat memakmurkan rakyat sebenernya, tapi hampir semua duit tersebut masuk ke kantong boss-boss konglomerat para pemilik modal (dan koruptor yang membantu mereka). Makanya di negara ini bisa ada pemulung yang mengais di bak sampah, sementara di sisi lain ada boss konglomerat yang punya Ferari.

Para boss-boss ini yang empunya pabrik-pabrik gede dengan jutaan karyawan, di Indonesia ada sekitar 120 juta buruh. Meskipun para boss ini duitnya gak bakal abis 20 turunan, tapi mereka kasih upah pas-pasan aja buat pegawai. Cuma cukup buat makan sama nyicil motor. Kenapa kasih upah kecil? Pertama, karena mereka manusia serakah. Kedua, agar para karyawan bergantung sama mereka. Kalo gaji kamu pas-pasan, pertengahan bulan sudah habis, kamu harus kerja banting tulang sampai dapet gaji lagi akhir bulan, terus abis lagi di pertengahan bulan. Begitu terus, muter kayak hamster lari di roda, kerja terus sampe kamu tua atau dipecat. Kamu sudah jadi budak.
Tinggal pilih yang mana?

Sumber: https://ask.fm/KeiSavourie