close

3 Kiat Untuk Kalian Yang Masih Sayang Mantan !! Uups..Yuk Lupain Aja

 Seperti lazimnya bila kalian yang pernah menjalani kisah asmara tentu rasa sayang bahkan cinta niscaya masih ada walau kalian menutupinya dengan kata-kata mutiara elok wkwkkwkw 
Sebagai perempuan yang tingkat kepekaan rasa lebih tinggi dibanding seorang laki-laki, maka disini saya mau bagi sedikit kiat deh buat kalian yang masih ngak mau lupa dengan mantan, terlebih udah dalam proses hijrah.. aduh bisa sia-sia deh semua.. ngak tidak berguna juga sih hanya kerap kali kalian niscaya akan merindukan dirinya.. hayoo ngaku deh.. hehehehe.. 
Nah… kiat pertama adalah berguru memahami keadaan. 
Keadaan yang mana nih yang dimaksud? 
kondisi yang nyatanya kalian itu bukan lagi siapa-siapa ia, eee cuma mantan doang tujuannya hihihi jadi, untuk apa masi memiliki perasaan kepadanya? apalagi si doi udah punya lainnya.. atau si doi yang kamu galaukan udah nikah.. waaaah miris banget 
tips kedua nih jujur sama perasaan sendiri

Hal yang saya lakukan adalah mengakui terhadap si mantan bahwa saya masih menyayanginya alias masi ada perasaan sih hohoho  tak usah aib deh alasannya adalah kenyataannya memang mirip itu.. 
jujurlah dengan perasaan kalian sendiri alasannya jikalau tidak dikhawatirkan akan timbul rasa bingung yang berkepanjangan entah si doi sudah nikah atau belum jujur aja.. namun jujurnya milih momen yang sempurna yah…

 soalnya takut jika terjadi konflik wkkwkwkw alias cermati bila tidak terindikasi dituduh “PELAKOR”. bila dikhawatirkan terjadi hal seperti itu .. ya udah jujurnya dipendam aja.. (-_-)’ dibandingkan dengan korelasi orang rusak gara-gara kamu.. hayoo?

nah.. alasannya saya sama si doi masi sering nanya kabar maka, agar mampu melupakan perasaan saya kepadanya saya menyampaikan kepadanya mirip ini :
“kalau kita saling mengajukan pertanyaan kabar mirip ini, ada kemungkinan akan muncul suatu harapan alias masih ada rasa yang tersimpan!”
ia menjawab : ” tidak aku tidak mempunyai perasaan itu! aku hanya ingin tanya kabarmu saja!”
saya balas nih : “nah, jikalau tak ada maka aku harap kita tidak saling chatingan lagi agar tidak ada kesalahpahaman alias saling harap menghendaki!.. Semoga bahagia dan berhasil 🙂 “
Note : jujur dengan perasaan sendiri akan terasa lebih lega loh..coba buktikan sendiri deh.. hohoho kita juga mampu tau balik bagaimana perasaan si doi kepada kita loh :V (tapi ati-ati dengan modus-modus halus si doi yah)
 tips ketiga yah.. simpan rasa sayang kamu untuk sosok yang hendak menghalalkanmu
sebagai seorang muslimah/muslim pasti kita tau bahwa pacaran sebelum nikah itu ngak boleh .. banyak argumentasi yang terang-jelas mampu membahayakan diri kita jikalau terus melanjutkan relasi yang dilarang Allah Ta’ala.

Kamu mau deket sama si beliau tetapi jauh dari Allah Ta’ala?
itulah mengapa kadang-kadang kita merasakan perih di hati jika si pacar tak sesuai impian.. alasannya adalah itu tadi Allah Ta’ala ingin rasa sakit itu mampu menunjukkan pelajaran terhadap kita bahwa rasa sayang dan cinta kita terhadap si pacar yang belum halal itu ialah perasaan hawa nafsu saja yang mengajak untuk menyayangi apa yang seharusnya tidak kita cintai.

  Negara Hukum Desain Eropa Kontinental
Nah, kalau sudah halal kan mau ngapa-ngapain boleh aja, lebih romantis dan berkah juga loh daripada pacaran tanpa tujuan yang terang mau beberapa tahun juga bukan pahala yang didapat eee malah nampung dosa tu.. yah.. alhamdulillah jikalau pacar kamu nantinya mampu jadi pasangan se idup semati, tapi jika ia nikah sama lainnya?? hayooo jadinya gigit jari kan?
 so keep your heart yah untuk beliau yang lebih berhak menerima rasa kasih sayangmu.. ciiie ciiie… 😀

Note : jangan lupa doa juga yah… 🙂 dikit demi sedikit mencar ilmu untuk menyempurnakan hijrah kita yah. tak mudah memang namun akan jauh susah jikalau kita trus mempunyai perasaan yang membebani hati kita.

 Demikian.. tiga tips diatas.. biar berguna yah.. semoga berhasil

Semoga Allah Ta’ala menyadarkan kita, memberi petunjuk dan rahmatNya terhadap kita semoga lebih peka kepada larangan dan perintahNya. Aamiin
Wallahu a’lam..